Selasa, 17 Oktober 2023 09:15

Harga Terus Meroket, Sulsel Klaim Beras Surplus Hingga Akhir Tahun

Ilustrasi (int)
Ilustrasi (int)

Harus ada sinergitas antara Pemprov Sulsel dan Pemkab/Pemkot untuk tetap menjaga stabilitas pangan.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Di tengah ancaman El Nino yang berkepanjangan, Sulawesi Selatan mencatat progres produktivitas pangan yang masih di atas rata-rata. Beras diprediksi masih surplus hingga akhir tahun.

Hanya saja, diakui harga terus melonjak. Untuk mengantisipasi gejolak akibat labilnya harga, Pemerintah Provinsi Sulsel kini melakukan Gerakan Pangan Murah (GPM).

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Sulsel, Andi Muhammad Arsjad, mengatakan, GPM dilakukan sebanyak 36 titik yang tersebar di 24 kabupaten/kota sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan harga pangan.

Baca Juga

"Pemprov Sulsel telah melakukan GPM secara serentak pada 36 titik di 24 Kabupaten/Kota untuk menjaga stabilitas ketahanan pangan di daerah ini," kata Arsjad, di Ruang Kerjanya, Senin, 16 September 2023.

Pada Hari Pangan Sedunia yang jatuh pada hari ini, Sulsel berada pada kondisi baik. Demikian halnya data inflasi yang menunjukkan hasil yang baik, berdasarkan data perkembangan inflasi pada bulan Agustus yang berada diangka 3,53 (MoM) sedangkan pada bulan September berada diangka 2,33 (MoM) atau selisih 1,0.

"Dengan momentum Hari Pangan Sedunia, Pemprov Sulsel juga memastikan laju inflasi berada pada range atau interval 1,1 berdasarkan data inflasi Bulan Agustus dan September," ungkapnya.

Menurut Arsjad, harus ada sinergitas antara Pemprov Sulsel dan Pemkab/Pemkot beserta jajaran Forkompimda untuk tetap menjaga stabilitas pangan.

"Proses keterpaduan dan konsolidasi yang dilakukan Pj Gubernur Bahtiar adalah cerminan langkah konkrit untuk memastikan ketersedian pangan dalam menekan laju inflasi ditengah tantangan alam serta ancaman El Nino," jelasnya.

Sejauh ini, ketersediaan pangan di Sulsel baik sisi produksi maupun sisi ketersediaan dalam posisi surplus. Produksi gabah tringgiling sekitar 5 juta atau kurang lebih 3 juta ton, sementara ketersediaan pangan berada pada kisaran 1,3 juta ton. Sedangkan kebutuhan berkisar 88 ribu ton atau masih surplus diangka 1,2 juta ton untuk ketersediaan stok beras.

"Kondisi ketersedian pangan di Sulawesi Selatan saat ini masih surplus baik dari sisi produksi maupun sisi ketersedian beras," pungkasnya.

Penulis : Nober Salamba
Editor : Muh. Syakir
#Pemprov Sulsel
Berikan Komentar Anda