Rabu, 01 November 2023 13:55

IAS Temui Bahtiar, Bicara Soal Seni-Musik hingga Pariwisata Sulsel

Penjabat Gubernur Provinsi Sulsel Bahtiar Baharuddin menerima kunjungan  Ilham Arief Sirajuddin.
Penjabat Gubernur Provinsi Sulsel Bahtiar Baharuddin menerima kunjungan Ilham Arief Sirajuddin.

Untuk itu, ia berharap musik dari daerah Sulsel harus diangkat ke publik

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Penjabat Gubernur Provinsi Sulsel Bahtiar Baharuddin menerima kunjungan mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin di rumah jabatan gubernur, Rabu (1/11/2023). IAS datang dalam kapasitas sebagai Ketua Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Sulawesi Selatan dan ketua DPD Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) Sulsel.

Ilham menyampaikan terkait kegiatan dua organisasi tersebut. Ia membahas peranan RAPI dalam mendukung promosi wisata dan budaya, sedangkan PARPRI terkait musik dan seniman daerah.

Aco - sapaan akrab Ilham Arief Sirajuddin, menyampaikan terima kasih atas kesedian waktu Pj Gubernur Sulsel meluangkan waktu menerimanya bersama pengurus.

Baca Juga

"Terima kasih banyak Pak Gubernur sudah menerima kami. Tujuannya silaturahmi, agar beliau tahu bahwa kita ada organisasi. Dua organisasi yang saya pimpin ini ada agenda eventnya, respons beliau positif," sebut Ilham.

Lanjutnya, RAPI akan melakukan kegiatan Fox Hunting Mobile. RAPI juga akan lebih mempromosikan pariwisata Sulsel. Karena menurutnya banyak potensi wisata yang belum terekspos.

"Misalnya nih, kita di Sulsel punya air terjun yang sangat bagus, tapi tidak terekspos dengan baik," ungkapnya.

Sedangkan, PAPPRI Sulsel terus menggali potensi seniman musik dan bibit berbakat untuk mendapatkan wadah yang baik. Termasuk perjuangan hak mereka. Termasuk seniman lawas yang memiliki karya.

Demikian juga dalam pengembangan seniman sekarang tidak seperti dulu. Pendapatan penyanyi dari album dan kaset yang terjual. Kesejahteraan seniman musik menjadi perjuangan.

"Sekarang ini seniman memiliki dinamika teknologi sekarang, dan tidak ada dokumennya. Dishare di medsos, kasihan karya seninya ada tetapi tidak ada nilai ekonomisnya. Ini saya dorong seniman dan pencipta lagu kalau ada karya. PARPRI jadi fasilitator untuk mendapatkan haknya," paparnya.

Menurut Aco, berkolaborasi dengan pemerintah adalah hal yang seharusnya dilakukan, karena melalui Kepres Presiden, 9 Maret adalah Hari Musik Nasional dan telah menjadi agenda nasional. Terkait perhatian dan kelestarian lagu-lagu dan musik daerah yang dimiliki Indonesia.

"Kami rencananya akan gelar festival musik. Festival musik budaya masyarakat kita di Sulawesi Selatan," sebutnya.

Sementara, Pj Gubernur Sulsel, Bahtiar menjelaskan, musik merupakan identitas bagi masyarakat dimanapun daerahnya. Musik itu tidak hanya menjadi ekspresi jiwa akan kesenangan dan kesedihan tetapi juga kerinduan, termasuk karya-karya musik yang ada di Sulsel.

"Musik itu adalah identitas hasil rasa dan karsa manusia. Musik bukan sekedar menyenangkan tapi juga menggambarkan indentitas," sebutnya.

Untuk itu, ia berharap musik dari daerah Sulsel harus diangkat ke publik agar masyarakat semua mengetahui identitas musik khas Sulsel.

Dalam pertemuan ini, hadir mendampingi, Kadis Kominfo Sulsel, Kadispora Sulsel, Kasat Pol-PP Sulsel, Kepala Biro Pemerintahan Setda Sulsel, perwakilan KIP Provinsi Sulsel, dan seluruh rombongan pengurus RAPI Makassar.

Editor : Muh. Syakir
#Pemprov Sulsel
Berikan Komentar Anda