MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Sebanyak 44.000 vaksin dari pemerintah pusat siap digunakan di Sulsel. Vaksin tersebut diprioritaskan bagi tenaga kesehatan.
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengaku, saat ini Dinas Kesehatan Sulsel sementara menyiapkan data klinis masyarakat Sulsel.
"Bapak ibu sekalian tentu kita mempersiapkan masyarakat kita untuk mendapatkan vaksin. Kita akan memulai vaksin mulai Februari. Pertama yang di vaksin ini adalah tenaga kesehatan," ungkap NA sapaannya.
Hal tersebut disampaikan berdasarkan penyampaian Presiden Republik Indonesia, Ir Joko Widodo, agar mempercepat proses data klinis masyarakat agar dilakukan suntik vaksin.
"Harapan Bapak Presiden, tahun ini vaksin dijalankan, dan kita harus bergerak lebih cepat. Oleh karena itu, saya harap bisa betul-betul mempersiapkan diri terutama tenaga kesehatan," ujarnya.
Ia menambahkan, ada beberapa kriteria penerima vaksin. Yang diprioritaskan adalah tenaga kesehatan.
"Tidak sembarangan orang untuk divaksin. Ada beberapa kriteria. Kita dahulukan tenaga kesehatan sesuai arahan Bapak Presiden. Kita ada 44.000," ungkapnya.
Adapun sebaran alokasi vaksin di Sulsel diantaranya Selayar 1.665, Bulukumba 2.079, Bantaeng 1.440, Jeneponto 2.015, Takalar 1.307, Gowa 2.155, Sinjai 1.841, Maros 1.545, Pangkep 3.151, Barru 1.744, Bone 2.775, Soppeng 1.914, Wajo 2.385, Sidrap 2.269, Pinrang 1.932, Enrekang 1.719, Luwu 1.961, Tana Toraja 1.524, Luwu Utara 1.566, Luwu Timur 1.991, Toraja Utara 1.527, Makassar 14.355, Pare-pare 2.079, Palopo 2.188.
BERITA TERKAIT
-
Pemprov Sulsel Siap Salurkan Ribuan Ton Benih Padi Gratis dan Alsintan Tahun ini
-
Sekda Sulsel Harap Kemawa jadi Mitra Pemda dan Penggerak Ekonomi Wajo
-
Gubernur Sudirman: Progres Ruas Jalan Makassar-Gowa-Takalar Capai 26%
-
Jalin Kolaborasi, Diskominfo SP Sulsel-BMKG Tingkatkan Kualitas Informasi Kebencanaan
-
Sektor Pariwisata Sulsel Tumbuh, Sekda Jufri Rahman Harap Ekraf Ikut Bangkit