Selasa, 05 Januari 2021 16:47

Nasib Pertokoan di Rantepao, Bakal Dibongkar di Akhir Jabatan Kaboro

Toko-toko di Kota Rantepao yang bakal dibongkar Pemkab Torut.
Toko-toko di Kota Rantepao yang bakal dibongkar Pemkab Torut.

Bupati Torut Kalatiku Paembonan mengatakan tujuan pembongkaran dilakukan demi memperindah Kota Rantepao dan hal itu didukung dengan adanya dokumen asli disertai cap dan tanda tangan basah oleh Bupati sebelumnya, A Y K Andi Lolo dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Tingkat II Tana Toraja W M Allorerung.

TORUT, PEDOMANMEDIA - Pemkab Torut bakal melakukan pembongkaran pertokoan Rantepao. Jika hal itu terjadi, pengusaha bakal melakukan somasi.

Salah satu pengusaha yang ada di Pertokoan Rantepao Atika Lande menegaskan bahwa pihaknya akan menempuh jalur hukum terkait hal tersebut.

"Tidak segampang itu. Kami mau bawa ke pengadilan. Kami adakan somasi. Karena kami punya bukti yang kuat," tegasnya.

Baca Juga

Ia mengungkapkan pemerintahan Kaboro' (Kalatiku Paembonan-Yosia Rinto Kadang) sebenarnya sudah tidak berhak dalam hal itu. Mestinya pemerintahan baru.

"Harus kami disediakan tempat. Ini tidak membawa solusi bagi rakyat kecil, masyarakat pribumi dan pengusaha kecil seperti kami," cetusnya.

Sementara itu, Bupati Torut Kalatiku Paembonan mengatakan tujuan pembongkaran dilakukan demi memperindah Kota Rantepao dan hal itu didukung dengan adanya dokumen asli disertai cap dan tanda tangan basah oleh Bupati sebelumnya, Y K Andi Lolo dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Tingkat II Tana Toraja W M Allorerung.

Hal itu diungkapkan Kalatiku saat memimpin Rapat yang turut dihadiri Wabup Torut Yosio Rinto Kadang, Selasa (5/1/2021).

Kata Kalatiku, dokumen tersebut berisi tentang pembangunan 66 petak ruangan toko di Pasar Rantepao (pertokoan) pada 10 desember 1975.

"Di dalam surat keputusan itu dijelaskan beberapa poin salah satunya adalah perjanjian berlaku selama 30 tahun terhitung ketika ditanda-tanganinya perjanjian dan setelah itu bangunan tersebut dikembalikan haknya kepada pemerintah daerah," katanya.

Kalatiku menjelaskan dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan langkah penertiban, untuk masyarakat yang berada di bangunan pertokoan akan diarahkan ke bangunan Pasar Bolu yang baru ini direhab atau masyarakat memilih tempat sendiri di sekitar Torut.

"Sosialiasi akan dilakukan paling lambat pada tanggal 20 Januari 2021 setelah itu kita akan masuk ke langkah-langkah tindakan penertiban dipertokoan tentu tidak ada tebang pilih sebab hal ini dilakukan demi penataan Kota Rantepao yang lebih baik lagi serta diambil kesimpulan langkah tersebut akan segera dilaksanakan dengan dukungan dokumen autentik yang telah dimiliki oleh pemerintah daerah," ujarnya.

Penulis : Susanna Rulianti
Editor : Jusrianto
#Pertokoan di Rantepao Bakal Dibongkar #Pemkab Torut
Berikan Komentar Anda