JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebagian wilayah Indonesia sudah memasuki musim hujan. Kondisi ini akan memuncak pada dua bulan pertama di 2024 dan berpotensi memicu banyak bencana alam.
Melalui akun Instagram, BMKG pada Rabu, 13 Desember 2023, menyampaikan imbauan kepada warga agar melakukan tindakan preventif untuk memastikan kapasitas lingkungan aman saat terjadi hujan lebat dan ekstrem.
Warga disarankan menjaga kesehatan, menyiapkan payung atau jas hujan ketika hendak beraktivitas di luar ruangan, serta menjaga kebersihan rumah dan lingkungan agar terhindar dari serangan penyakit pada musim penghujan.
BMKG juga menyampaikan peringatan mengenai potensi bencana hidrometeorologi berupa banjir dan longsor di sejumlah daerah pada awal musim hujan.
Menurut BMKG, selama periode 11 sampai 20 Desember 2023 daerah Sanggau, Bintan, Tanjung Pinang, Bengkayang, Ketapang, Bangka Barat, Singkawang, Landak, Melawi Ambas, Sanggau, Sekadau, Sintang, Katingan, Kepulauan Sangihe, Bone, Gowa, Makassar, Maros, dan Pangkajene Kepulauan rawan banjir.
Sementara itu, Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah II-Tangerang Selatan Hartanto telah mengingatkan masyarakat agar siaga menghadapi dampak hujan deras.
"Kami melihat bahwa potensi hujan deras di beberapa tempat sudah terjadi. Kami juga meminta pemda merapikan pohon-pohon di daerah lintasan aktivitas manusia agar tidak terjadi pohon tumbang," katanya.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Gempa Guncang Sulut dan Malut, 8 Daerah Siaga Tsunami
-
BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Periode Mudik
-
BMKG: Jawa-Bali-Sulsel Berpotensi Hujan Lebat Saat Lebaran Idul Fitri
-
BMKG: Cuaca Ekstrem di Sulsel Berpotensi hingga Awal Maret
-
BMKG: Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi Selimuti RI Sepekan ke Depan