MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto melakukan rotasi besar-besaran. 12 pejabat eselon dua yang terdiri dari kepala dinas, kepala badan, asisten dan staf ahli bergeser.
Pelantikan hasil mutasi itu berlangsung di atas Kapal Pinisi di Anjungan City of Makassar Pantai Losari pada Rabu pagi (3/1/2024). Danny mengatakan, mutasi ini adalah hasil evaluasi dalam satu tahun terakhir.
Ia menyebutkan, mutasi adalah dinamika biasa dalam birokrasi. Penyegaran yang dilakukan menurutnya, demi memperbaiki iklim kinerja birokrasi.
"Hari ini adalah hari di mana kita mengawali tahun dengan semangat yang baru. Dengan semangat birokrasi yang melayani. Maka seperti biasanya tradisi birokrasi adalah bagaimana melakukan penyegaran-penyegaran agar birokrasi agar tetap pada performa yang baik," ucap Danny.
Danny menyebut kini pemimpin daerah dibolehkan untuk melakukan evaluasi kinerja setiap tiga bulan sekali. Namun, dia mengaku bakal mengevaluasi para pejabat setiap bulan mulai dari jajaran yang paling tinggi hingga yang paling rendah.
"Dalam mekanisme dan prosedur soal jabatan sekarang per tiga bulan Pemkot atau Walkot atau pemimpindaerah bisa mengevaluasi. Maka, insyaallah bukan hanya per tiga bulan lagi, saya akan membuat raport dari semua jabatan per bulan," ungkapnya.
Selain untuk menyegarkan birokrasi, mutasi dan pelantikan 12 jabatan eselon II ini dilakukan untuk menjaga integrasi di lingkup Pemkot Makassar. Bagi Danny, semua unsur harus terlibat penuh demi tercapainya birokrasi yang sehat.
"Kita satu tubuh. Tidak boleh satu jabatan atau satu organ di Pemkot Makassar yang lumpuh. Kita harus semua hidup dalam tugas masing-masing," bebernya.
Dua kepala dinas yang sebelumnya masuk dalam daftar dinas dengan kinerja rendah, batal ditonjolkan. Keduanya yakni Kadis Perhubungan dan Kadis Ketahanan Pangan (Ketapang). Meski bergeser keduanya tetap menjabat dinas.
Keduanya, Kepala Dinas Perhubungan Aulia Arsyad dimutasi menjadi Kepala Dinas Kearsipan dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Mahyuddin yang dimutasi menjadi Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman.
Sebelumnya, pada Desember lalu, Danny menyebut memungkinkan menonjolkan kepala dinas dengan kinerja rendah.
Daftar 12 pejabat eselon II yang dimutasi:
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Helmy Budiman dimutasi ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).
Kepala Dinas PTSP Andi Zulkifli Nanda dimutasi sebagai Kepala Bappeda.
Kepala Dinas Perhubungan Aulia Arsyad dimutasi menjadi Kepala Dinas Kearsipan.
Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Zainal Ibrahim dimutasi sebagai Kepala Dinas Perhubungan.
Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Andi Bukti Djufrie dimutasi menjadi Kepala Kesbangpol.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Nirman Niswan dimutasi menjadi Kepala Brida.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Mahyuddin dimutasi menjadi Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Andi Pattiware dimutasi menjadi Kepala Dinas Perpustakaan.
Staf Ahli 3 Irwan Bangsawan dimutasi menjadi Asisten 3 Bidang Administrasi Umum.
Asisten 3 Bidang Administrasi Umum Mario Said dimutasi menjadi Staf Ahli 3.
Kepala Dinas Kearsipan Fathurrahim dimutasi menjadi Asisten II Bidang Perekonomian.
Asisten II Bidang Perekonomian Rusmayani Madjid diangkat menjadi Dirut RSUD Kota Makassar.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Makassar Siap Jadi Tuan Rumah MTQ KORPRI 2026, Dipusatkan di Karebosi
-
Hadapi El Nino Godzilla, Appi Minta BPBD Siapkan Penanganan Terencana
-
Makassar-Jepang Lanjutkan Kerja Sama: Kelola Sampah-Atasi Macet
-
May Day 2026 di Makassar, Appi Janjikan Meriah-Dialogis, tak Ada Long March
-
RSUD Daya Kini Dilengkapi Cathlab, Wawali Aliyah: Lompatan Besar Layanan Kesehatan