Cabai Turun-Bawang Meroket, Bahtiar Pastikan Tren Inflasi Sulsel Terjaga
Sementara itu, meski terjadi anomali cuaca, harga ikan masih aman terkendali, khusus di Sulsel saat ini.
GOWA, PEDOMANMEDIA - Harga sebagian komoditas pangan masih mengalami kenaikan di awal tahun. Namun, trennya dinilai masih normal. Kondisi ini diprediksi tidak akan memicu kenaikan inflasi.
"Ada kenaikan pada sebagian bahan pangan. Tapi masih taraf normal. Inflasi masih relatif terjaga," ujar Penjabat Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin usai melakukan pengecekan langsung harga dan stok kebutuhan pokok di Pasar Sungguminasa, Kabupaten Gowa, Senin, (15/1/2024).
Menurut Bahtiar, dalam rentang dua bulan, harga dan stok pangan di Sulsel bisa dikendalikan. Tidak terjadi kenaikan yang sampai menimbulkan gejolak.
Aksi aksi spekulan juga tak terjadi jelang Natal dan Tahun Baru. Kata Bahtiar, kondisi ini bisa dijaga karena stabilitas pangan yang melibatkan lintas elemen.
"Pemerintah daerah bersama Forkopimda, dan TPID setiap pekan turun ke lapangan memastikan harga-harga kebutuhan pokok terkendali, agar tidak memengaruhi inflasi secara signifikan," tegasnya.
Temuan di lapangan, khusus untuk cabai rawit, harganya sudah turun menjadi Rp30 ribu, dari sebelumnya Rp50 ribu per kilogram. Kenaikan harga terjadi pada komoditi bawang merah dan bawang putih.
"Harga bawang merah ada kenaikan sedikit karena pengaruh cuaca, tapi masih relatif normal, stoknya juga cukup. Yang terpenting ketersediaan barangnya ada," tuturnya.
Sementara itu, meski terjadi anomali cuaca, harga ikan masih aman terkendali, khusus di Sulsel saat ini.
"Yang lainnya Alhamdulillah baik. Termasuk ikan, lagi banyak. Kata nelayan di awal bulan purnama, sangat banyak ikan," pungkasnya.
