Muh. Syakir : Selasa, 23 Januari 2024 13:05

WAJO, PEDOMANMEDIA - Kodim 1406/Wajo gencar melakukan pemantauan perkembangan politik di wilayah Kabupaten Wajo. Upaya ini sebagai langkah mendeteksi permasalahan yang berpotensi muncul selama proses Pemilu berlangsung.

Dalam mendukung langkah pencegahan berbagai konflik Pemilu, Badan Kesbangpol Kabupaten Wajo menginisiasi pertemun lintas elemen. Kegiatan diselenggarakan di The Lounge Garden, Jl Andi Lantara, Kabupaten Wajo, Selasa, 23 Januari 2024. Acara dihadiri oleh sekitar 70 orang.

Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Wajo, Dandim 1406/Wajo Letkol Inf Wahyu Yunus sebagai narasumber, dan Kabag Ops Polres Wajo Kompol Jasman. Turut pula perwakilan dari Kejari Sengkang, Kantor ATR/BPN Kabupaten Wajo, KPU dan Bawaslu.

Asisten I Pemkab Wajo menyampaikan pentingnya transparansi dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang perkembangan politik di Kabupaten Wajo. Giat ini dianggap sebagai tugas unsur pemerintahan Kabupaten Wajo untuk menjaga netralitas dan mengantisipasi permasalahan yang mungkin timbul menjelang Pemilu 2024.

Sementara itu Dandim 1406/Wajo

Letkol Inf Wahyu Yunus menyampaikan bahwa tahapan Pemilu 2024 memiliki potensi ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan (ATHG) yang cukup tinggi. Pemilu dianggap sebagai arena pertarungan terbuka oleh berbagai kepentingan, yang dapat menimbulkan konflik dan polarisasi dukungan masyarakat akibat perbedaan pilihan politik.

"Beberapa potensi kerawanan Pemilu mendatang juga diuraikan, termasuk pemutakhiran data pemilih, pengadaan distribusi logistik, potensi beban kerja yang tinggi, kurangnya sinergitas antara KPU dan Bawaslu, independensi penyelenggara, perubahan dalam hasil Pemilu, money politics, netralitas ASN, penggunaan Alat Peraga Kampanye (APK), kampanye hitam, gugatan hasil, konflik antar pendukung, dan penyebaran berita hoaks," jelas Wahyu.

Ia menyebutkan, Kodim 1406/Wajo secara aktif terlibat dalam mendeteksi potensi masalah ini dengan mendorong sinergitas Pemda, KPU, dan Bawaslu serta melaksanakan sosialisasi pendidikan politik bagi peserta Pemilu dan pemilih. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan suasana Pemilu yang adil, bersih, dan demokratis di Kabupaten Wajo.