Senin, 11 Januari 2021 18:12

Pasca Hanya Sering Difoto, Jalan Mirip Empang di Tea Musu Bone Akhirnya Diukur

Pengukuran Jalan di Tea Musu Bone.
Pengukuran Jalan di Tea Musu Bone.

Kepala Dinas PUPR Bone Askar yang dikonfirmasi terkait hal tersebut menyebut jalan poros berstatus jalan nasional itu akan dikerjakan pemerintah pusat.

BONE, PEDOMANMEDIA – Pasca sering difoto oleh petugas pengerjaan jalan, jalan poros yang menghubungkan sejumlah desa atau kecamatan bahkan antar Kabupaten Bone-Soppeng kini kembali diukur. Pengukuran jalan dari arah Kecamatan Bengo ini terpantau sudah di Desa Tea Musu Kecamatan Ulaweng, Bone, Senin (11/1/2021).

Pantauan PEDOMANMEDIA tampak sejumlah petugas pengukur jalan mengendarai sepeda motor bareng-bareng menyambangi desa tersebut. Selain mengukur, mereka juga memasang patok dan memberi tanda pada badan jalan berupa cat warna putih.

Kepala Dinas PUPR Bone Askar yang dikonfirmasi terkait hal tersebut menyebut jalan poros berstatus jalan nasional itu akan dikerjakan pemerintah pusat. Ia mengaku belum mengetahui secara pasti berapa panjang jalan yang akan diperbaiki dan kapan akan mulai dikerjakan. Kendati demikian, Ia mengucap syukur atas adanya pengukuran jalan itu.

Baca Juga

"Syukur kalau sudah ada pengukuran. Yang jelas panjangnya belum tahu persis, tapi kalau tidak salah masih sementara proses lelang," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, jalan poros yang menghubungkan sejumlah desa atau kecamatan bahkan antar Kabupaten Bone-Soppeng, tepatnya di sepanjang jalan Desa Tea Musu, Kecamatan Ulaweng, Kabupaten Bone mengalami kerusakan parah mirip empang.

Pasalnya, puluhan tahun terkesan dibiarkan rusak parah. Akibatnya aspal terus mengelupas, tanah dan batu-batu berserak, serta sejumlah lubang besar menganga mirip empang yang membahayakan warga pengguna jalan.

Salah satu warga setempat yang enggan dimediakan namanya mengatakan, kerusakan jalan di sepanjang jalan di desa tempat tinggalnya diperkirakan sudah mencapai kurang lebih 92 persen tingkat kerusakan.

Mirisnya, kata dia, jalan poros yang sudah berkali-kali difoto, dipatok dan diukur oleh petugas jalan itu, hingga saat ini tak kunjung mendapatkan perbaikan secara menyeluruh.

“Sering difoto dan dipatok saja tidak dikerja. Akibatnya, ya makin parah rusaknya. Kalau hujan kaya empang dan saat musim kemarau berdebu. Menggangu pengendara dan berbahaya, berpotensi laka lantas,” ungkapnya Minggu (21/6/2020).

Ia bersama warga desa lainnya berharap jalan di desanya segera mendapat perhatian dan perbaikan seperti jalan lainnya yang telah dibenahi oleh pemerintah.

“Berharap ada perbaikan ala kadarnya pada sisi jalan yang rusak parah, agar jalan tidak semakin parah kerusakannya. Karena kalau perbaikan menyeluruh mungkin masih harus menunggu lagi karena saat ini dalam masa menghadapi pandemi,” tutupnya.

Penulis : Abustan Abiy
Editor : Jusrianto
#Tea Musu Bone #Jalan Provinsi #Pemkab Bone
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer