Rabu, 31 Januari 2024 13:46

Sekda Tator Bantah Mutasi Eks Bendahara RS Lakipada karena Tak Dukung Istri Bupati

Sekda Tator, Rudhy Andi Lolo/Ist
Sekda Tator, Rudhy Andi Lolo/Ist

Menurutnya mutasi tersebut murni untuk efisiensi ketenagaan dan pemerataan profesi.

TATOR, PEDOMANMEDIA - Sekertaris Daerah (Sekda) Tator membantah eks bendahara RS Lakipada dimutasi ke puskesmas pelosok daerah karena tidak mendukung istri Bupati Yariana Somalinggi Caleg DPRD Sulsel.

Menurutnya mutasi tersebut murni untuk efisiensi ketenagaan dan pemerataan profesi. "Saya rasa pergeseran demi efisiensi ketenagaan dan pemerataan profesi saya rasa hal yang wajar," Ujar Sekda Tator, Rudhy Andi Lolo kepada PEDOMANMEDIA via WhatsApp, Selasa (30/01/2024).

Rudhy mengatakan, Natalia Maparruan dimutasi ke pelosok daerah karena sudah tidak difungsikan di RS Lakipada."Kita baru saja memfungsikan puskesmas baru di Malimbong dan berusaha menata ketenagaan nakesnya, dan yang bersangkutan tenaga gizi yang tidak difungsikan sebagaimana keahliannya di RS, "terang Rudhy.

Baca Juga

Olehnya, karena sebagai tenaga gizi yang keahliannya tidak berfungsi di RS Lakipada sejak menjadi bendahara, Natalia lalu dimutasi ke puskesmas lain yang lebih membutuhkan tenaga gizi, dalam rangka penurunan stunting di wilayah itu.

Menurut Rudhy bendahara itu bukanlah sebuah jabatan."Perlu diingat juga bendahara itu bukan jabatan, harusnya yang kamu (media)beritakan tentang tidak meratanya distribusi nakes dalam pelayanan kesehatan," protes Rudhy saat ditanya soal mutasi sepihak yang dilakukan pihak Pemda Tator.

 

Penulis : Nober Salamba
Editor : Rahma Amin
#Sekda Tator Rudhy Andilolo #DPRD Sulsel #RS Lakipada
Berikan Komentar Anda