TATOR, PEDOMANMEDIA - Sekertaris Daerah (Sekda) Tator membantah eks bendahara RS Lakipada dimutasi ke puskesmas pelosok daerah karena tidak mendukung istri Bupati Yariana Somalinggi Caleg DPRD Sulsel.
Menurutnya mutasi tersebut murni untuk efisiensi ketenagaan dan pemerataan profesi. "Saya rasa pergeseran demi efisiensi ketenagaan dan pemerataan profesi saya rasa hal yang wajar," Ujar Sekda Tator, Rudhy Andi Lolo kepada PEDOMANMEDIA via WhatsApp, Selasa (30/01/2024).
Rudhy mengatakan, Natalia Maparruan dimutasi ke pelosok daerah karena sudah tidak difungsikan di RS Lakipada."Kita baru saja memfungsikan puskesmas baru di Malimbong dan berusaha menata ketenagaan nakesnya, dan yang bersangkutan tenaga gizi yang tidak difungsikan sebagaimana keahliannya di RS, "terang Rudhy.
Olehnya, karena sebagai tenaga gizi yang keahliannya tidak berfungsi di RS Lakipada sejak menjadi bendahara, Natalia lalu dimutasi ke puskesmas lain yang lebih membutuhkan tenaga gizi, dalam rangka penurunan stunting di wilayah itu.
Menurut Rudhy bendahara itu bukanlah sebuah jabatan."Perlu diingat juga bendahara itu bukan jabatan, harusnya yang kamu (media)beritakan tentang tidak meratanya distribusi nakes dalam pelayanan kesehatan," protes Rudhy saat ditanya soal mutasi sepihak yang dilakukan pihak Pemda Tator.
BERITA TERKAIT
-
DPRD Sulsel Soroti Pengalihan Anggaran Jembatan Randangan: Itu Jalan Vital
-
Reses di Wiringpalennae, Anggota DPRD Sulsel Sultan Tajang Disodori Soal Jembatan Timoro
-
Legislator Jasrum Reses di Uraso Luwu Utara, Proyeksikan Pembangunan Jalan Lingkar
-
Sufriadi Arif Semprot Pertamina Soal Pertashop Mangkrak: Saya Tahu Siapa yang Main
-
Anggota DPRD Sufriadi Arif Siap Fasilitasi Warga Sulsel Bekerja ke Luar Negeri