MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Penyaluran 805 logistik kotak suara Pemilu di Kecamatan Mariso dikawal ketat oleh pihak keamanan Pemilu Kecamatan Mariso, Selasa (13/02/2024) siang tadi. Penyaluran ini ditargetkan selesai hari ini.
Diungkapkan Camat Mariso Aswin Kartapati Harun, kotak suara Pemilu masuk di Kecamatan Mariso pada Selasa (13/02/2024) pukul 01.00 dini hari.
"Jadi sekarang logistik sudah ada di Kecamatan, di aula kantor Kecamatan Mariso, jam 1 dini hari datang dari KPU. Hari ini kita distribusi ke 9 Kelurahan, di Kecamatan Mariso itu 161 TPS di kali 5 kotak suara, jadi 805 kotak suara (logistik Pemilu) di seluruh Kecamatan Mariso," ujar Aswin Kartapati Harun, kepada PEDOMANMEDIA, Selasa (13/02/2024).
Kepada PEDOMANMEDIA, Aswin menerangkan jika penyaluran logistik kotak suara harus diselesaikan hari ini juga.
"Penyaluran ini harus diselesaikan hari ini, penyaluran Logistik ini juga dikawal langsung oleh pihak-pihak keamanan TNI, Polri, Satpol PP, PPK, PPS, pengawasan Kecamatan dan Kelurahan," tutup Aswin.
Sementara itu Kordiv SDM Parmas PPK Kecamatan Mariso, Sri Rahayu Kusuma Dewi, mengatakan jika saat ini adalah penyaluran ke PPS Kelurahan masing-masing.
Penyaluran ke PPS Kelurahan disebutkan telah disalurkan ke 3 kelurahan untuk mempersiapkan kotak suaran di lokasi pemilihan, yakni Kelurahan Bontorannu, Mattoangin, dan Kampung Buyang
" Harusnya 805 tapi kami sedang menunggu 41 kotak suara lagi dari KPU Kota Makassar, loading dari gudang, " ucap Rahayu, Selasa (13/02/2024).
"Di Kecamatan Mariso ada 161 TPS dengan 805 kotak suara yang akan disalurkan ke masing-masing kelurahannya, dan harus diselesaikan hari ini pertanggal 13 itu harus semua sudah loading ke masing-masing Kelurahan," tutup Rahayu.
BERITA TERKAIT
-
KPU Dukung Putusan MK Pemilu Nasional dan Daerah tak Digelar Serentak
-
Kesbangpol Adakan Rapat Satgas Kesehatan Jelang Pilkada di Sulbar
-
KPU Tator Nyatakan Dua Pasangan Cakada Penuhi Syarat Administrasi
-
Rekapitulasi DPS Pilkada, Bawaslu Bone: Sampaikan Data Akurat
-
Rakor Penetapan DPS KPU, Bawaslu Enrekang Pastikan Integritas Data Pemilih