Jumat, 16 Februari 2024 01:32

Dua Anggota KPPS Meninggal Dunia, KPU Makassar: Sakit Sebelum Bertugas

Ilustrasi/Int
Ilustrasi/Int

Keduanya mundur sebagai anggota KPPS sebelum hari pencoblosan

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Dua anggota KPPS Kota Makassar meninggal dunia akibat jatuh sakit. Pihak Dinas Kesehatan Kota Makassar menyebut keduanya sudah lebih dulu sakit sebelum hari pemungutan suara pada 14 Februari kemarin.

Ketua KPU Makassar, Hambalie membenarkan dua anggota KPPS Kota Makassar meninggal dunia. Hanya saja pihaknya sendiri belum bisa memastikan terkait penyebab meninggalnya dua anggota KPPS tersebut.

Berdasarkan informasi, kedua anggota KPPs tersebut yakni, pertama (Dahlia) di Kecamatan Rappocini, tepatnya bertugas di TPS 45. Kemudian yang kedua bernama Wiliam di TPS 46 Bangkala, Manggala.

Baca Juga

"Kita belum tahu sakitnya karena baru mau ke sana. Usianya juga belum tahu. Dahlia keluhannya itu asam lambung, informasi yang kami dapat dari keluarganya," kata Hambaliie.

Disampaikan Hambalie bahwa keduanya sudah tidak bertugas jauh sebelum hari pencoblosan, dan hanya sempat membagikan undangan kepada pemilih. " Satu hari sebelumnya sudah periksa ke rumah sakit. Dan hari H dia minta untuk bertugas tapi tidak diizinkan lagi karena teman-teman sudah ada pengganti sementara mengcover beliau," ucap Hambaliie.

Kepada awak media Hambaliie, mengungkapkan selain 2 anggota KPPS yang meninggal masih ada beberapa lagi anggota KPPS yang sedang dirawat di RS.

"Selain dua ini, ada yang sakit dan dirawat di RS Palmonia, laki-laki Informasinya sudah agak baikan, masuk subuh, hari pertama perhitungan mungkin kecapean. Ada beberapa juga rawat jalan, sebelumnya sempat kejang-kejang, tapi sudah baikan, sudah sembuh," tutup Hambaliie.

Dari data yang dikeluarkan Dinkes Sulsel terkait kronologi kematian Daliyah Salsabila, lantaran mengidap mag akut. Almarhum sebelumnya merupakan anggota KPPS di TPS 45 di Blok L 14, lalu mengajukan pemunduran diri pada hari Selasa tanggal 13 Februari 2024 karena sebelumnya memang sudah mempunyai riwayat sakit.

Sementara itu satu anggota KPPS lainnya yakni nama William Tandi Paelongan (23) meninggal dunia karena sesak napas, lemas, dan nyeri dada.

Awalnya William merasakan sesak nafas dan lemas sejak tanggal 12 pagi, sudah tidak bisa datang pada tanggal 14 di TPS untuk bertugas. Tanggal 14 Februari 2024 sekitar jam 21.00 orang tua almarhum, membawa ke RS Primaya dan ditangani di UGD, karena tidak ada kamar kemudian dirujuk ke ICU RS Akademis pukul 05.00 dan meninggal pukul 15.04 tanggal 15 Februari 2024

"Data ini kami terima dari Kabid Yankes Kota Makassar. Kami sementara konfirmasi ke RS yang merawat untuk validasi data kak," ujar Kabid pelayanan kesehatan Dinkes Sulsel, kepada PEDOMANMEDIA via WhatsApp, Kamis (15/02/2024).

 

Penulis : Nober Salamba
Editor : Rahma Amin
#KPU Makassar #Petugas KPPS #Pemilu 2024 #Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel #Dinas Kesehatan Makassar
Berikan Komentar Anda