Kamis, 22 Februari 2024 16:10

Kemenkominfo Gelar Sosialisasi PMT, Kominfo Sulsel Ungkap Masih Ada Area Blank Spot

Sosialisasi Pusat Monitoring Telekomunikasi (PMT), Pos dan Penyiaran di The Rinra Hotel Makassar.
Sosialisasi Pusat Monitoring Telekomunikasi (PMT), Pos dan Penyiaran di The Rinra Hotel Makassar.

Hal ini dapat mendukung tata kelola SPBE dan ‘Smart City‘ dan promosi destinasi pariwisata super prioritas di kawasan timur Indonesia

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Kementerian Komunikasi dan Informatika menggelar sosialisasi Pusat Monitoring Telekomunikasi (PMT), Pos dan Penyiaran di The Rinra Hotel Makassar, Kamis (22/02/2024). Kadis Kominfo Sulsel Andi Winarno Eka Putra menyebut, kegiatan ini memiliki ekses positif bagi koneksitas kinerja pusat dan daerah.

"Atas nama pemerintah Provinsi Sulsel, saya sangat mengapresiasi sosialisasi pengawasan kualitas layanan telekomunikasi, pos dan penyiaran yang dilaksanakan oleh Kemenkominfo RI untuk regional kawasan timur Indonesia. Ini sebuah momentum bagus karena dipusatkan di Kota Makassar," ujar Andi Winarno, Kamis (22/02/2024).

Winarno berharap dari kegiatan ini, pergelaran infrastruktur jaringan internet dapat mendorong lompatan besar bagi pengembangan inovasi digital serta literasi digital di Indonesia.

Baca Juga

"Kesiapan pagelaran infrastruktur jaringan internet diharapkan mendorong lompatan besar bagi pengembangan inovasi digital serta literasi digital di Indonesia.

Peran kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah mutlak diperlukan, dalam rangka percepatan penyediaan infrastruktur telekomunikasi yang diharapkan melahirkan Inovasi teknologi digital di berbagai sektor, baik untuk pengembangan ekonomi, health technology, education technology, electronic government, dan smart city, serta berbagai sektor lainnya," ucap Winarno.

Momentum acara ini diharapkan menjadi sarana kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah pusat (Kemenkominfo RI), pemerintah daerah provinsi serta pemerintah daerah kabupaten-kota. Sebagai bentuk kolaborasi antara lembaga Pemerintah yang mengurusi Penyelenggara Pos dan Telekomunikasi dan Informatika.

"Melihat arah kebijakan tranformasi digital dalam RPJPN 2025-2045 super hup berbasis ekonomi nusantara dan industri SDA untuk kawasan timur Indonesia, dengan target pembangunan 7,6% tahap PDB nasional dengan pertumbuhan ekonomi pada kisaran 7,6 - 8,4 persen untuk tahun 2025-2029," jelasnya,

Winarno melaporkan bahwa khusus di Sulsel dan kawasan timur Indonesia, masih terdapat daerah yang blank spot yang membutuhkan perhatian pemerintah pusat. Karenanya melalui kesempatan ini Winarno meminta kepada Dirjen PPI secara khusus perhatiannya melalui Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI).

"Tentu ini juga menjadi harapan dari segenap kepala dinas Kominfo Provinsi dan Kadis Kominfo Kabupaten Kota yang hadir ditempat ini (hal ini dikarenakan pagelaran jaringan khususnya seluler menjadi kewenangan Pemerintah Pusat bersama Provieder/seta BAKTI Kemenkominfo RI).

"Hal ini dapat mendukung tata kelola SPBE dan ‘Smart City‘ dan promosi destinasi pariwisata super prioritas di kawasan timur Indonesia," kata Winarno.

"Selain itu melalui sosialisasi diharapkan terjalin kerja sama antara Kemenkominfo RI, pemerintah Provinsi dan Kabupaten Kota dengan memiliki pemahaman bersama, terkait pengawasan kualitas layanan telekomunikasi, pos dan Penyiaran, yang diharapkan pula dapat melibatkan masyarakat sebagai penerima manfaat guna menghadirkan kemajuan bagi masyarakat khususnya di kawasan timur Indonesia, yang terkoneksi dan menjadi jalan kekuatan ekonomi menuju Indonesia yang makin digital," tutup Winarno.

 

Penulis : Nober Salamba
Editor : Muh. Syakir
#Pemprov Sulsel
Berikan Komentar Anda