Sabtu, 24 Februari 2024 10:20

Pj Ketua PKK Sulsel Ingatkan Siswa Jangan Mau Nikah Dini: Sekolah Dulu

Pj Ketua PKK Sulsel Sofha Marwah mengunjungi dua sekolah di Kabupaten Pangkep dan Maros.
Pj Ketua PKK Sulsel Sofha Marwah mengunjungi dua sekolah di Kabupaten Pangkep dan Maros.

Sofha Marwah mengatakan, PKK sebagai mitra pemerintah mendukung program prioritas Penjabat Gubernur Sulsel.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA – Pj Ketua PKK Sulsel Sofha Marwah mengunjungi dua sekolah di Kabupaten Pangkep dan Maros dalam program PKK Goes to School, kemarin. Di hadapan siswa, Sofha berbicara soal risiko pernikahan dini.

Sekolah yang dikunjungi yakni SMA Negeri 1 Kabupaten Maros dan SMA Negeri 1 Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep). Di dua sekolah ini, Sofha Marwah disambut antusias oleh para guru dan siswa.

Isteri Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin ini kemudian membagikan sejumlah bantuan. Di antaranya, peralatan olahraga, dispenser, Al Qur’an, bibit cabai, dan tablet tambah darah. Selain itu, juga diserahkan dokumen kependudukan berupa e-KTP bagi siswa yang telah berusia 17 tahun.

Baca Juga

Dalam kunjungannya di dua sekolah ini, Sofha Marwah juga meninjau ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS), kantin, hingga Tmtoilet.

Sofha Marwah mengatakan, PKK sebagai mitra pemerintah mendukung program prioritas Penjabat Gubernur Sulsel. Di antaranya, penanganan kemiskinan ekstrem, gizi buruk, juga perkawinan anak di bawah umur.

“Anak-anak SMA biasanya setelah lulus sekolah ada keinginan langsung menikah. Sebaiknya jangan langsung menikah dulu, harus sekolah dulu, kuliah dulu jadi sarjana. Bekerja dengan baik, sehingga ekonomi keluarga meningkat. Idealnya, untuk Perempuan usia 20 tahun, dan laki-laki 23 tahun,” kata Sofha Marwah.

Iapun menaruh perhatian pada kondisi toilet di kedua sekolah tersebut. Dimana, lokasi toilet masih berdekatan untuk putra dan putri. Selain itu, rasio jumlah toilet dengan jumlah siswa tidak sebanding.

“Toilet ini harus diperhatikan. Jangan dibuat berdekatan untuk toilet putra dan putri. Sebaiknya dipisah,” pesannya.

Sementara, Kepala SMA Negeri 1 Pangkep, Syamsul Ardi, mengatakan, jumlah siswa di sekolahnya berjumlah 1.069 orang. Sedangkan guru, 70 orang. Ia mengakui, jumlah toilet yang ada di sekolah ini sangat terbatas, sementara dana BOS tidak bisa dipakai untuk membangun fisik.

“Kami masih butuh 20 toilet untuk putri, dan 10 untuk putra. Soal lahan, tersedia. Kami harap, pemerintah provinsi bisa membantu,” harapnya.

Turut hadir mendampingi Sofha Marwah saat kunjungan, Ketua TP PKK Maros dan Ketua TP PKK Pangkep. Hadir juga Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulsel, Suherman.

Editor : Muh. Syakir
#Pemprov Sulsel
Berikan Komentar Anda