Sabtu, 09 Maret 2024 23:50

Stok Menipis, Harga Daging Sapi Akan Naik 10-15 Persen Selama Ramadan

Ilustrasi/Int
Ilustrasi/Int

Saat ini stok daging sapi di gudang importir hanya berada di kisaran 7.000-7.500 ton

JAKARTA,PEDOMANMEDIA- Stok daging sapi berpotensi mengalami kelangkaan pada Ramadan dan Idul Fitri 2024, kondisi ini pun akan ikut mempengaruhi harga di pasaran yang diprediksi akan naik 10-15 persen.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengusaha Importir Daging Indonesia (Aspidi) Suhandri mengatakan, saat ini stok daging sapi di gudang importir hanya berada di kisaran 7.000-7.500 ton,

"Stok daging di Gudang importir saat ini di kisaran 7.000-7.500 ton, jelas stok saat ini tidak mencukupi untuk kebutuhan bulan Ramadan," kata Suhandri dikutip di Kompas.com, Sabtu (9/3/2024).

Menipisnya stok daging sapi tersebut lanjut dia, membuat harga daging sapi di pasaran naik. "Untuk kenaikan akan berada di kisaran 10-15 persen, mungkin bisa menyentuh 20 persen," ucapnya.

"Kenaikan daging sapi ini salah satunya disebabkan keterlambatan pemberian izin impor tahun 2024, izin baru keluar Februari," tambah dia. Lebih lanjut, Suhandri berharap pemerintah menambah kuota tambahan dengan penerbitan izin impor tambahan guna mengatasi kelangkaan daging sapi selama Ramadan dan Idul Fitri.

"Kemudian importir yang telah menerima wajib merealisasikan. Tanpa cara ini sulit mengatasi kelangkaan," ucap dia. Adapun berdasarkan laman resmi panel harga Badan Pangan Nasional (Bapanas), Jumat (8/3/2024, rata-rata harga daging sapi murni di tingkat nasional naik Rp 920 per kg menjadi Rp 135.580 per kg.

Sementara itu, pada Kamis (7/3/2024), harga daging sapi murni turun Rp 340 per kg menjadi Rp 134.040 per kg. Lalu, pada Rabu (6/3/2024), harga daging sapi murni turun Rp 900 per kg menjadi Rp 133.480 per kg.

Editor : Rahma Amin
#Harga daging sapi #Ramadan dan Idul Fitri
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer