Kamis, 28 Maret 2024 08:44

Penemuan Ari-ari Bayi Dibungkus Pakain Kotor di Tempat Laundri Gegerkan Warga Makassar

Ist
Ist

Ari-ari bayi tersebut ditemukan dalam kantong kresek warna hitam tercampur dengan baju di sebuah tempat laundri.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA- Penemuan ari-ari bayi yang dibungkus dengan menggunakan pakaian kotor di tempat laundri gegerkan warga Jalan Pampang, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar Rabu (27/3/2024) malam.

Ari-ari bayi tersebut ditemukan dalam kantong kresek warna hitam tercampur dengan baju di sebuah tempat laundri. Penjaga laundri pun geger saat membuka bungkusan miliki pelanggan hingga menghubungi polisi.

Kanit Reskrim Polsek Panakkukang Iptu Sangkala mengatakan, kerumunan warga langsung memenuhi toko laundri tersebut. Untuk pengamanan, polisi juga telah memasang garis pembatas agar warga tidak masuk ke lokasi.

Menurut Sangkala, warga heboh lantaran ari-ari itu dikira merupakan sosok janin bayi yang sengaja dibuang.

"Jadi awalnya ada orang yang menitipkan pakaian dan ternyata di dalamnya ada bungkusan yang awalnya diduga janin tetapi setelah kita periksa dengan melibatkan tim Inafis dan Dokpol Biddokkes Polda Sulsel ternyata itu isinya ari-ari (bayi)," ungkap Sangkala kepada wartawan di lokasi.

Saat ini ari-ari bayi itu pun sudah dibawa ke rumah sakit (RS) Bhayangkara Makassar untuk diperiksa lebih lanjut. Polisi juga masih mencari, siapa orang yang nekat membuang ari-ari bayi tersebut.

"Masih kita dalam penyelidikan untuk mencari info, kami duga pihak yang membuang ini tidak mau repot untuk membersihkan (ari-ari) makanya diberikan ke laundri," ungkapnya.

Warga disekitar lokasi, Rahma mengaku ari-ari itu ditemukan salah seorang pegawai laundri saat mencium aroma kurang sedap dari tumpukan pakaian kotor.

"Kayaknya sudah lama, karena nanti keluar bau busuk baru ketahuan. Rata-rata di sini mahasiswa yang laundri pakaian," kata Rahma.

Rahma juga mengaku tidak mengetahui siapa orang yang nekat menyimpan ari-ari bayi dalam tumpukan pakaian kotor. Bungkusan pakaian kotor itu juga diberi nama samaran.

"Kan biasa orang kalau laundri dia bungkus baru na bawa mi ke sini. Natulis namanya, entah nama aslinya atau bukan," tutupnya.

Penulis : Aldi
Editor : Rahma Amin
#RS Bhayangkara Makassar #Polda Sulsel #Penemuan ari-ari
Berikan Komentar Anda