Rabu, 03 April 2024 11:28

Dituding Hasto Mau Rebut Kursi Ketum PDIP, Jokowi Beri Balasan Menohok

Joko Widodo (int)
Joko Widodo (int)

Jokowi mengaku tidak mengerti dari mana sumbernya isu-isu itu. Tiba tiba saja sudah dilempar liar ke publik.

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dituding Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mau merebut kursi Ketua Umum PDIP dari Megawati Soekarnoputri. Jokowi memberi balasan menohok atas isu yang dilempar Hasto.

Jokowi mengatakan, kemarin ia dirumorkan mau merebut Partai Golkar. Sekarang giliran PDIP. Menurutnya, isu-isu tak punya dasar.

"Kemarin kan bukannya Golkar. Katanya saya mau rebut Golkar. Sekarang PDIP," ujar Jokowi di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (3/4/2024).

Baca Juga

Jokowi mengaku tidak mengerti dari mana sumbernya isu-isu itu. Tiba tiba saja sudah dilempar liar ke publik.

"Saya dibilang mau rebut ini. Rebut itu. Masa saya mau rebut semua. Jangan begitu," ketus Jokowi.

Hasto mengembuskan isu terkait Jokowi akan mengambil alih kursi Ketum PDIP di acara diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (2/4/2024) malam kemarin. Hasto awalnya bicara Jokowi telah melakukan abuse of power.

"Jadi abuse of power sama. TNI Polri juga banyak saksi yang menyatakan. kemudian kendaraan politik dulu adalah Golkar, sekarang gagasan suatu koalisi besar permanen, rencana pengambil alihan Golkar dan PDIP," ujar Hasto.

Hasto mengatakan dalam kabinet Jokowi, ada menteri powerful dan menteri super powerful. Namun, yang mendapat tugas untuk menjembatani pengambilalihan kursi Ketum PDIP ialah menteri powerful.

"Jauh sebelum pemilu, 5-6 bulan, ada seorang menteri powerful, ada yang super powerful dan powerful, supaya nggak salah image," ujarnya.

"Ini ditugaskan bertemu Pak Ryaas Rasyid oleh Jokowi. Pak Ryaas Rasyid ditugaskan untuk membujuk Bu Mega agar kepemimpinan PDIP diserahkan Pak Jokowi," ujarnya.

 

Editor : Muh. Syakir
#Presiden Joko Widodo #Hasto Kristiyanto #PDIP
Berikan Komentar Anda