Jumat, 19 April 2024 18:50

Ibu Hamil di Toraja Cerita Manfaat JKN Untuk Persalinan Dirinya

Rina Tangke, 37 tahun dari Kecamatan Sopai, Kabupaten Torut, menceritakan biaya persalinannya terbantu oleh program JKN
Rina Tangke, 37 tahun dari Kecamatan Sopai, Kabupaten Torut, menceritakan biaya persalinannya terbantu oleh program JKN

Rina mengungkapkan jika dirinya merasakan manfaat program JKN dari sisi finansial untuk biaya proses persalinan dibandingkan dengan pasien umum

TORUT, PEDOMANMEDIA - Pengalaman ini diceritakan seorang ibu rumah tangga, Rina Tangke, umur 37 tahun yang berasal dari Kecamatan Sopai, Kabupaten Torut. Rina bercerita kepada tim Jamkesnews saat dirinya mengunjungi layanan BPJS Keliling, dirinya menceritakan berkat program JKN biaya persalinannya menjadi terbantu.

“Saya sangat bersyukur dibantu oleh BPJS kesehatan, untuk membiayai persalinan anak saya pada September lalu. Dari awal mendaftarkan diri sampai sekarang tidak ada kendala yang berarti, dan terasa sangat mudah,” ujar Rina kepada tin Jamkesnews keliling.

Manfaat yang dirasakan ternyata tidak berhenti pada masa persalinan saja, akan tetapi Program JKN juga melindungi selama masa kehamilan serta pasca persalinan. pihak keluarga Rina juga mendaftarkan bayi yang baru lahir untuk ikut serta program JKN.

Baca Juga

“Pelayanan yang saya dapatkan sudah cukup baik dan mudah, dari administrasi pendaftaran hingga fasilitas kesehatan. Kebetulan dulu saya masuk UGD puskesmas Laang Tanduk, karena kondisi tengah malam dan langsung ditangani oleh dokter dan perawat dengan baik,” cerita Rina.

Dikatakan Rina dirinya merasakan manfaat program JKN dari sisi finansial untuk biaya proses persalinan dibandingkan dengan pasien umum. Walaupun kesehariannya hanya sebagai ibu rumah tangga, ia sangat peduli dengan kesehatan keluarga.

“Kalau tidak terbantu dengan BPJS kesehatan, mungkin saya pribadi juga merasa berat perihal biaya persalinan. Iuran yang dikeluarkan setiap bulannya akan tergantikan dengan banyaknya manfaat dari fasilitas kesehatan yang kita dapatkan nanti, tidak perlu risau masalah biaya ketika sakit akan lebih tenang,” terang Rina.

Program gotong royong seperti ini dirasa sangat dibutuhkan oleh berbagai lapisan masyarakat. Saat ini manfaat Program JKN menjangkau seluruh lapisan masyarakat, dengan harapan yang sakit akan lebih cepat tertangani. Terkhusus untuk ibu hamil sendiri bisa memanfaatkan fasilitas ultrasonografi tanpa biaya di beberapa puskesmas yang telah tersedia.

“Untuk fasilitas di puskesmas dekat rumah sudah cukup bagus, sebelumnya saya juga pernah memeriksakan kesehatan janin disana. Nantinya akan diberikan buku kesehatan (Kartu Identitas Anak-red) sehingga ibu bisa mengetahui perkembangan calon buah hati,” ungkap Rina.

Dirinya juga berpesan kepada ibu hamil untuk sesegera mungkin mendaftarkan diri sebagai peserta JKN agar dapat merasakan berbagai manfaatnya.

“Ibu hamil tidak usah merasa malu apabila terdaftar sebagai pasien tanggungan BPJS Kesehatan. Tidak ada perbedaan dalam hal perlakukaan selama ini, kalau tidak pakai BPJS Kesehatan harus mempersiapkan biaya persalinan yang mungkin banyak apalagi harus menjalani operasi sesar,” tutup Rina.

Penulis : Nober Salamba
Editor : Redaksi
#BPJS Kesehatan #JKN #Program JKN
Berikan Komentar Anda