Bupati Surya Resmi Buka MTQ ke-55 Tingkat Kabupaten Asahan
MTQ merupakan kegiatan yang telah menjadi agenda tahunan dan melekat dalam kultur masyarakat.
ASAHAN, PEDOMANMEDIA - Bupati Asahan H Surya membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Qu'ran (MTQ) ke-55 Tingkat Kabupaten Asahan. MTQ diikuti 25 kecamatan se-Kabupaten Asahan.
Pembukaan diwarnai aksi pawai yang dilepas oleh Bupati di Jalan Lintas Sumatera depan Masjid Agung H Achmad Bakrie Kisaran, Rabu (24/04/2024). Usai melepas pawai Bupati Asahan beserta Forkopimda menuju mimbar utama yang berada di Gedung Tahfidz Masjid Agung H. Achmad Bakrie Kisaran.
Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan John Hardi Nasution selaku ketua panitia penyelenggara menyampaikan, MTQ akan dilaksanakan selama 7 hari sejak tangga 24 hingga 30 April 2024.
Lebih lanjut John melaporkan, MTQ ini diikuti oleh 25 kecamatan dengan jumlah peserta 771 orang. Adapun cabang yang dipertandingkan Cabang Tilawah, Hifzil Qur’an, Khattil Qur’an, Fahmil Qur’an, Syarhil Qur’an, Karya Tulis Ilmiah Qur'an, Hifzhil Al-Hadits, Tafsir Al-Qur'an, Qiro'at Al-Qur'an.
"Bagi para pemenang dan peserta terbaik nantinya akan diberikan penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Asahan berupa Piagam, Throphy dan uang tunai”, tandasnya.
Di tempat yang sama Ketua DPRD Kabupaten Asahan H Baharuddin Harahap mengatakan, MTQ merupakan kegiatan yang telah menjadi agenda tahunan dan melekat dalam kultur masyarakat dan bangsa. Namun hal tersebut jangan dianggap sebagai sebuah tradisi tanpa ada pesan dakwah Islam di dalamnya.
“Jadikan MTQ ini sebagai pondasi generasi muda yang peduli, kreatif dan senantiasa melakukan perubahan kearah kebaikan, serta mewujudkan cita-cita sebagai generasi yang berkualitas”, ujarnya.
MTQ Jadi Daya Dorong Pembangunan
Sementara Bupati H Surya mengatakan, penyelenggaraan MTQ harus dijadikan sebagai media dakwah dan syiar keagamaan yang efektif. Secara nyata telah terbukti MTQ mampu menjadi daya dorong yang kuat dalam memacu percepatan pembangunan di daerah.
"Diharapkan penyelenggaraan MTQ bisa menggairahkah semangat masyarakat untuk senantiasa mempelajari dan memahami al-Quran sebagai pedoman dan petunjuk hidup bagi umat," katanya.
Penulis: Ucu Indasari
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
