Redaksi : Sabtu, 27 April 2024 21:32
Nety saat mengunjungi puskesman keliling

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Sakit perut tidak tertahankan tentu dapat menganggu aktivitas seseorang, sama halnya yang menimpa suami dari Nety 55 tahun seorang ibu rumah tangga, Kecamatan Rembon, Kabupaten Tator yang bernama Simon Laku 53 Tahun. Nety dengan senang hati menceritakan pengalaman sakit yang menimpa suaminya beberapa waktu lalu hingga akhirnya dilarikan ke rumah sakit Fatima Makale.

“Suami saya merasakan sakit di perut sehingga saya dan keluarga membawanya ke rumah sakit. Dokter yang memeriksa saat itu menyarankan untuk melakukan rontgen dan akhirnya bapak harus rawat inap selama tiga hari di sana,” cerita Nety.

Beban pikiran Nety terasa berkurang dengan adanya bantuan pemerintah melalui Program JKN. Selama sang suami dirawat di rumah sakit ia mengaku tidak mengeluarkan biaya untuk berobat. Manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah ia dapatkan langsung dan terasa memuaskan.

“Saya dan keluarga langsung merasakan manfaat dari Program JKN ketika sakit kemarin itu. Sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah yang sudah membantu biaya pengobatan keluarga saya,” ucapnya.

Manfaat langsung Program JKN juga ia nikmati di puskesmas tempat tinggalnya. Ia mengatakan bahwa pelayanan kesehatan disana cukup lengkap dan baik. Antrean yang terkadang cukup ramai namun semuanya dapat ditangani dengan baik oleh petugas. Hal tersebut tidak terlepas dari komitmen janji layanan JKN sebagai salah satu transformasi mutu layanan dalam Program JKN.

“Kalau untuk mengurus pendaftaran sekarang sangat mudah dan tentu tidak lagi membutuhkan banyak berkas. Biasanya petugas loket akan meminta KTP dan kemudian dicek apakah nya masih aktif atau tidak. Dan kami selaku masyarakat di desa tentu sangat terbantu dengan adanya BPJS Keliling seperti sekarang ini,” imbuhnya.

Bagi Simon pengalaman sakit beberapa waktu lalu menjadi pelajaran berharga sehingga ia harus senantiasa berhati–hati terutama dalam mengonsumsi makanan. Rasa enak yang terkadang menggugah selera kini sudah sebuah tantangan bagi dirinya. Walaupun saat ini kondisi kesehatannya baik, namun ia berkomitmen akan terus terdaftar dalam Program JKN. Banyaknya manfaat yang diterima tidak sebanding dengan iuran yang dikeluarkan setiap bulannya.

“Kalau ikut program ini tentu sudah terasa tenang walaupun saat ini belum digunakan. Ke depannya mungkin akan terus ikut program ini, karena banyak fasilitas kesehatan yang bisa manfaatkan, baik di puskesmas sampai rumah sakit,” katanya.

“Mungkin yang bisa saya sampaikan hanya ucapan syukur dan terima kasih kepada pemerintah dan juga BPJS Kesehatan yang sudah menyediakan fasilitas kesehatan yang baik untuk kami. Ke depannya semoga banyak masyarakat yang terbantu seperti saya. Saat ini pemerintah sudah melindungi saya dan keluarga dekat dan semoga masyarakat lain juga merasakan yang sama,” tutupnya.