Minggu, 12 Mei 2024 15:02

Fokus Tangani Bencana di Sulsel, Bahtiar Malah Diterpa Isu Pergantian Pj Gubernur

Penjabat Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin melewati jembatan darurat di Latimojong, Luwu.
Penjabat Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin melewati jembatan darurat di Latimojong, Luwu.

Mensos RI menyampaikan penghargaan sekaligus ucapan terima kasih kepada Pemprov Sulsel, TNI, Polri

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Penjabat Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin tengah berjibaku menangani bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah daerah di Sulsel. Namun, di tengah upaya memulihkan kondisi itu, ia diterpa isu pergantian sebagai Pj Gubernur Sulsel.

Isu pergantian Pj Gubernur Sulsel ramai beredar di group-group WhatsApp. Bahkan, ada yang menyebut serah terima jabatan (sertijab) akan dilakukan besok, Senin, 13 Mei 2024. Adapula yang menyebut Selasa, juga Rabu.

Rumor pergantian Bahtiar sebagai Pj Gubernur Sulsel ini bukanlah hal yang baru. Isu ini juga pernah berembus pada Desember 2023, Januari dan Maret 2024 lalu.

Baca Juga

Diketahui, sejak dilanda bencana banjir dan tanah longsor, Jumat, 3 Mei 2024 lalu, Bahtiar fokus melakukan penanganan pascabencana di Kabupaten Wajo dan Luwu. Mengingat dalam peristiwa ini, 14 orang dinyatakan meninggal dunia, ribuan warga terdampak, ada yang kehilangan tempat tinggal, hingga kerusakan fasilitas publik.

Tak sampai di situ, 16 desa di Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu terisolir akibat putusnya tiga jembatan penghubung menuju daerah tersebut akibat banjir dan longsor.

Untuk memastikan kondisi warga di 16 desa yang terisolir tersebut, Bahtiar menempuh jalur darat, melewati jembatan darurat yang dibuat di tengah derasnya arus sungai. Koordinasi terus dilakukan bersama Kapolda, Pangdam, juga BNPB, agar bantuan pangan dan kebutuhan lainnya bisa didistribusikan melalui jalur udara, sehingga warga di 16 desa yang terisolir tersebut tidak kelaparan.

Penanganan bencana yang dilakukan Bahtiar selaku Pj Gubernur Sulsel, mendapat apresiasi Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini. Ia mengungkapkan, bencana banjir dan longsor di Kabupaten Luwu merupakan yang terbesar, juga dengan medan yang sangat berat.

"Lokasinya sangat sulit karena biasanya kita bisa tempuh hanya dengan darat, tapi kali ini tidak bisa, sehingga apa yang kita butuh Alhamdulillah di Sulawesi Selatan sangat kompak. Yang sebetulnya berat kalau lihat medannya, saya sudah beberapa kali ke tempat bencana, ini salah satunya juga yang paling berat," kata Tri Rismaharini usai meninjau sejumlah lokasi di Desa Pajang, Kecamatan Latimojong, Kabupaten Luwu, Jumat, 10 Mei 2024 lalu.

Mensos RI menyampaikan penghargaan sekaligus ucapan terima kasih kepada Pemprov Sulsel, TNI, Polri dan seluruh pihak terkait yang sudah melakukan berbagai upaya untuk membantu masyarakat terdampak bencana alam.

"Kalau tidak ada dari Polda, dari TNI dan dibantu Pak Gubernur, kita akan kesulitan mengevakuasi warga. Karena itu, penghargaan sekaligus ucapan terima kasih kami dari Kementerian Sosial dan pemerintah pusat tentunya kepada seluruh jajaran TNI dan Polri yang telah membantu meringankan beban masyarakat, dan juga tugas dari Kementerian Sosial," pungkasnya.

Editor : Muh. Syakir
#Pemprov Sulsel
Berikan Komentar Anda