Senin, 13 Mei 2024 16:51

Soal Isu Pergantian Pj Gubernur Sulsel, Pengamat: Saat ini Tidak Tepat

Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin saat meninjau lokasi stadion Makassar.
Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin saat meninjau lokasi stadion Makassar.

Ini menunjukkan Bahtiar memiliki hubungan yang sangat kuat dengan pemerintah pusat.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Pengamat pemerintahan, Juanda H Alim mengatakan, isu pergantian Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin seharusnya tak diembuskan di tengah upaya pemulihan kembali sejumlah daerah pascabencana banjir. Langkah-langkah penanganan yang dilakukan Bahtiar harus didukung agar rehabilitasi bisa dipercepat.

"Harusnya isu pergantian pj gubernur ini diredam dulu karena Sulsel masih berduka. Bencana banjir dan longsor butuh penanganan bersama," ujar Juanda, Senin (13/5/2024).

Menurut Juanda, saat ini bukan waktu yang tepat melakukan pergantian pj Gubernur. Justru Bahtiar harus didorong menuntaskan tugasnya melakukan rehabilitasi pascabencana.

Baca Juga

"Kalau dilakukan pergantian sekarang maka upaya rehabilitasi di Luwu dan Wajo terancam terputus. Sebab ini baru setengah jalan. Bahtiar dituntut harus memulihkan kondisi di Luwu dan Wajo," terang Juanda.

Juanda menjelaskan, pergantian pj harus mempertimbangkan banyak hal. Mulai dari aspek kinerja hingga kondisi daerah. Kata dia, tidak boleh mengedepankan  pretensi politik semata.

"Sebab banyak yang akan jadi korban jika pertimbangan pergantian dilakukan secara politis. Kepentingan masyarakat harus diutamakan," katanya.

Karenanya, pemerintah pusat harus melihat apa yang telah dikerjakan oleh Bahtiar. Ia menjelaskan, Bahtiar selama ini menunjukkan kinerja cukup baik.

"Program-programnya nyata. Dan itu bisa dirasakan oleh masyarakat," ucapnya.

Juanda mencontohkan, program budidaya pisang. Menurutnya ini adalah terobosan sektor pangan yang cukup berhasil.

"Sangat konkret hasilnya. Ini program yang pro rakyat. Sudah dirasakan secara nyata. Kalau pj diganti saya justru khawatir program itu terhenti sebelum manfaatnya dirasakan masyarakat," paparnya.

Bahtiar juga berhasil memelopori gerakan pangan murah. Program ini terbukti mampu menekan laju inflasi. 

Selanjutnya, Bahtiar juga memiliki koneksi yang cukup baik ke pusat. Terbukti dalam tempo singkat ia mampu mewujudkan pembangunan stadion bertaraf internasional di Makassar.

"Ini tidak gampang. Coba lihat saja sudah berapa gubernur di Sulsel tapi tidak ada yang mampu membangun stadion. Tapi Bahtiar hanya butuh beberapa bulan sudah bisa merealisasikannya ke APBN," tandas Juanda.

Ini menunjukkan Bahtiar memiliki hubungan yang sangat kuat dengan pemerintah pusat.

"Jadi saya kira tidak tepat jika dilakukan pergantian pj gubernur Sulsel saat ini," imbuhnya.

Kata Juanda, susah mendapat sosok seperti Bahtiar yang punya kemampuan memimpin Sulsel dan membangun hubungan dengan pusat. Apalagi program-programnya saat ini sedang berjalan. 

Editor : Muh. Syakir
#Pemprov Sulsel
Berikan Komentar Anda