Sabtu, 08 Juni 2024 15:01

Pupuk Indonesia Sosialisasi Penambahan-Penebusan Pupuk Subsidi ke Petani Bone

Sosialisasi penyaluran pupuk subsidi 2024 di Desa Tea Musu Kecamatan Ulaweng, Kabupaten Bone.
Sosialisasi penyaluran pupuk subsidi 2024 di Desa Tea Musu Kecamatan Ulaweng, Kabupaten Bone.

Saat ini petani yang hilang namannya atau belum masuk namanya di eRDKK dapat melakukan perbaikan data.

BONE, PEDOMANMEDIA - PT Pupuk Indonesia (persero) menyosialisasikan tertib administrasi penyaluran pupuk subsidi 2024 di Kios Pupuk Bersubsidi Sumber Tani Desa Tea Musu Kecamatan Ulaweng, Kabupaten Bone, Jumat (7/6/2024). Sosialisasi ini mengangkat tema alokasi pupuk ditambah 2x lipat, gunakan dengan bijak.

Kegiatan ini dipandu Perwakilan Distributor Pupuk Indonesia PT Ta'disangka, Zulkarnain. Hadir Kepala BPP Kecamatan Ulaweng, Perwakilan Distributor PT Tadisangka, AAE Pupuk Indonesia, Distributor Raja Putra Perkasa, Tim Uji Tanah Pupuk Indonesia, Penyuluh Pertanian dan Ketua Kelompok Tani.

Petugas Lapangan atau Asisten AE PT Pupuk Indonesia Wilayah Kabupaten Bone Andika mengatakan, sosialisasi digelar karena ada undangan. Mulai dari sosialisasi tertib administrasi penyaluran/penebusan pupuk subsidi, sosialisasi uji tanah hingga updating data eRDKK bagi petani yang belum jadi penerima pupuk subsidi.

Baca Juga

Andika menyebut saat ini petani yang hilang namannya atau belum masuk namanya di eRDKK dapat melakukan perbaikan data. Sebab, kata dia, Menteri Pertanian RI A Amran Sulaiman kembali membuka portal eRDKK. Portal dibuka untuk memberi kesempatan petani yang belum masuk di eRDKK/eAlokasi.

"Puang Amran dalam hal ini Menteri Pertanian membuka kembali portal eRDKK. Jadi teman-teman (petani) yang tidak masuk namanya di eAlokasi ini, silakan berkoordinasi dengan PPL untuk dimasukkan namanya di sistem eRDKK," ungkapnya.

Lebih lanjut Andika mengungkapkan, bagi petani yang namanya hilang di eRDKK sebelumnya, terlebih dahulu berkoordinasi dengan PPL agar melakukan pengecekan data. Pengecekan untuk memastikan data Simluhtan dan data KTP petani tidak bermasalah.

"Dilihat dulu pak, apakah data Simluhtannya bermasalah atau KTPnya bermasalah. Karena prosesnya panjang, teman-teman di tim entri itu kalau tak salah dua kali penginputan. Pertama Simluhtan, kedua penginputan di eRDKK," jelasnya

Ia kemudian menyebutkan sejumlah faktor yang belum dipahami oleh petani dan kerab menyebabkan data petani tidak bisa terinput di portal eRDKK. Diantaranya petani yang luas lahannya terdata lebih dari dua hektar hingga NIK atau data KTP yang salah.

"Di Simluhtan itu ketika tanahnya terdata lebih dari dua hektar atau dua koma satu, yang jelas lebih dari dua koma sekian itu pasti tidak bisa masuk di eRDKK," jelas Andika.

"Pernah juga ada yang saya dapatkan, tahun lahirnya di KTPnya 65 di Simluhtan 56, itu juga tidak bisa masuk di eRDKK," lanjutnya.

Pada kesempatan ini, ia juga menyampaikan data petani di Kecamatan Ulaweng sebanyak 3553 NIK yang terdata. Sementara alokasi pupuk urea setelah adanya penambahan alokasi sebanyak 2183 ton dan sebelumnya sebanyak 1266 ton.

Kepala BPP Kecamatan Ulaweng A Sepalawan mewakili Kadis Pertanian Kabupaten Bone A Asman Sulaiman mengapresiasi sosialisasi tersebut. Menurutnya, sosialisasi bersifat memberikan edukasi kepada petani untuk menunjang kegiatan pertanian.

Sepalawan mengajak petani bersyukur dengan kinerja Mentan. Mulai dari penambahan alokasi pupuk bersubsidi hingga adanya kesempatan untuk updating atau perbaikan data e-RDKK. Ia berharap proses update data eRDKK hingga tanggal 18 bulan ini dapat berjalan lancar.

"Harapan kita ke depan, semua petani dapat mendapat pupuk subsidi,"pungkasnya.

Penulis : Abustan Abiy
Editor : Muh. Syakir
#Pupuk Subsidi
Berikan Komentar Anda