Jumat, 14 Juni 2024 17:09

Program JKN Kini Jamin Biaya Pengobatan Aparat Desa di Tator: Pelayanannya Cepat

Program JKN Kini Jamin Biaya Pengobatan Aparat Desa di Tator: Pelayanannya Cepat

Suniarti berharap program JKN yang telah berjalan baik akan tetap terjaga dan ditingkatkan

TATOR, PEDOMANMEDIA - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) memberikan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terdaftar sebagai peserta JKN. Tak terkecuali bagi para aparat desa.

Suniarti Dewi 34 tahun, aparat Desa To’pao, Kecamatan Rembon, saat ditemui dalam kegiatan BPJS Keliling di desanya, dirinya menceritakan pengalaman baiknya terdaftar peserta JKN segmen Pekerja Penerima Upah (PPU).

“Sudah lama saya terdaftar pada BPJS Kesehatan dan selama menggunakan layanan ini tidak ada kendala. Dari administrasi, saya rasa sekarang semakin mudah sehingga masyarakat semakin terbantu. Contohnya masyarakat di desa kami yang terbantu karena sudah bisa berobat di puskesmas terdekat dengan memakai BPJS Kesehatan,” jelasnya beberapa waktu yang lalu.

Baca Juga

Belum lama ini, Suniarti merasakan manfaat dari program JKN ketika kondisi badannya kurang sehat, pada saat itu dirinya mejalani pengobatan sakit tipes dan harus rawat inap di RS Lakipadada Tana Toraja selama 7 hari.

“Waktu itu saya kira hanya masuk angin biasa gejalanya yaitu demam, pening di kepala dan juga nyeri di otot. Karena sudah tak tertahankan waktu itu saya langsung ke rumah sakit dan harus rawat inap selama tujuh hari. Semuanya berjalan dengan baik serta pelayananya cukup cepat,” Cerita Suniarti.

Dirinya mengungkapkan jika selama menjalani pengobatan dan rawat inap di RS tidak ada iuran biaya tambahan yang ia bayarkan. Iuran JKN yang dibayarkan selama ini tidak sebanding dengan besarnya manfaat yang didapatkan.

Walaupun terdaftar sebagai pasien JKN, namun ia mengaku mendapatkan pelayanan yang cukup baik dan tidak ada perbedaan dengan pasien umum lainnya.

“Alur pelayanan bagi pasien BPJS kesehatan sudah diatur sedemikian rupa sehingga yang saya rasakan cukup baik. Dari proses pendaftaran waktu masuk IGD terasa mudah karena hanya dicek keaktifan peserta dan juga pencocokan data dengan KTP oleh petugas saat itu,” terangnya.

Sebagai peserta JKN yang rutin membayar tiap bulannya, dirinya juga menyarankan agar masyarakat yang belum terdaftar untuk segera mendaftarkan diri dalam program pemerintah tersebut.

Menurut pendapatnya selama ini, masyarakat desa sangat terbantu dengan adanya Program JKN karena adanya kemudahan dalam rujukan sesuai dengan kondisi medis.

“Kalau pendapat saya penting sekali untuk ikut program ini sebagai satu upaya perlindungan kesehatan, ketika sakit datang tiba-tiba peserta BPJS Kesehatan sudah tidak begitu memikirkan biaya kesehatan tinggi. Asalkan tiap bulan rutin membayar, pasti tidak akan menemui masalah ketika berobat, khususnya bagi warga desa ketika ingin berobat di puskesmas ataupun harus dirujuk ke rumah sakit," katanya.

Suniarti berharap program JKN yang telah berjalan baik akan tetap terjaga dan ditingkatkan sehingga memberikan manfaat yang maksimal bagi peserta, dan akhirnya dapat membantu meningkatkan kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

"Program ini menyasar semua lapisan masyarakat, bagi lansia yang kesulitan biasanya akan dibantu oleh petugas. Apalagi dengan adanya BPJS Keliling seperti ini tentu sangat dirasakan manfaatnya terutama kepada masyarakat yang ingin bertanya tentang Program JKN ditambah adanya Aplikasi Mobile JKN dengan berbagai fiturnya,” sebutnya.

“Terima kasih kepada pemerintah dan juga BPJS Kesehatan yang telah menghadirkan berbagai inovasi dalam Program JKN untuk masyarakat. Program yang telah berjalan saya rasa cukup baik namun perlu juga ditingkatkan sehingga manfaatnya akan lebih terasa terutama bagi mereka yang membutuhkan,” tutupnya.

Editor : Muh. Syakir
#Program JKN #BPJS Kesehatan
Berikan Komentar Anda