Sabtu, 20 Juli 2024 10:02

KUA Ulaweng Bone Galakkan BRUS, Asah Bakat Pelajar dan Cegah Nikah Dini

KUA Kecamatan Ulaweng menggalakkan BRUS
KUA Kecamatan Ulaweng menggalakkan BRUS

Program BRUS digalakkan di sekolah tingkat menengah atau sederajat. Pekan ini, KUA Ulaweng telah mendatangi Desa Mulamenree

BONE, PEDOMANMEDIA - Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ulaweng Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, menggalakkan program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS), Kamis (18/07/2024). Program ini bertujuan mengasah bakat pelajar, menjauhi narkotika dan judi, serta mencegah pernikahan dini.

Kepala KUA Kecamatan Ulaweng, Muhammad Saleh, mengatakan jika dirinya bersama jajarannya tengah menggalakkan program BRUS di sekolah tingkat menengah atau sederajat di wilayah kerjanya. Pekan ini, pihaknya telah mendatangi Desa Mulamenree untuk melaksanakan BRUS.

"Baru-baru ini kita telah mendatangi Mts DDI Mulamenree untuk melaksanakan BRUS ini. Ke depan kita juga akan menyurati dan menjadwalkan di sekolah lainnya, kita akan koordinasi sekolah di Kecamatan Ulaweng," ungkap Muhammad Saleh kepada PEDOMANMEDIA, Kamis (18/7/2024).

Baca Juga

Dalam modul BRUS, peserta diberikan sejumlah materi yang dibagi dalam beberapa sesi. Di antaranya, mereka diberikan materi remaja yang sehat. Sesi ini merupakan sesi pertama dalam BRUS yang akan membantu remaja memahami dan memiliki konsep diri yang sehat, memahami karakter diri dan potensi dirinya, serta mampu menyusun harapan hidupnya secara lebih jelas.  

Remaja yang memiliki konsep diri yang sehat adalah remaja yang memperoleh totalitas diri yang tepat, yaitu remaja yang memegang nilai-nilai yang baik, memahami potensi diri, serta menyadari kelebihan maupun kekurangan yang ada pada diri sendiri. Dengan mengenal diri sendiri secara tepat, akan diketahui konsep diri yang tepat, dengan berupaya mengembangkan sisi yang positif dan mengatasi atau menghilangkan yang negatif.

Setelah peserta memahami diri secara lebih baik, selanjutnya mereka diajak berdiskusi untuk menyadari bahwa saat ini mereka sedang menghadapi berbagai tantangan kehidupan yang semakin kompleks yang berpengaruh pada kehidupannya saat ini maupun di masa depan. 

Berbagai problematika remaja saat ini antara lain seks sebelum nikah dan perilaku seks yang tidak sesuai dengan nilai moral atau agama, kehamilan yang tidak diinginkan, pernikahan dini (perkawinan anak), narkoba, bullying, dan geng remaja yang negatif. 

Hal ini tidak terlepas dari dinamika remaja yang sedang mereka alami, terkait dengan dampak perkembangan remaja yang meliputi dimensi fisik, emosi-psikologis, dan dimensi kehidupan sosialnya. 

Selain itu, juga diberikan materi seputar keterampilan mengelola diri. Materi ini mengajak peserta untuk mempelajari kecakapan diri yang diperlukan untuk mengelola keseharian kehidupannya dan menentukan arah masa depannya. Sesi ini difokuskan pada latihan-latihan untuk mengelola diri, pengaruh kawan sebaya, dan faktor-faktor penting lain dalam kehidupan remaja, mengelola emosi, dan mengambil keputusan penting dalam hidup, sehingga peserta dapat mengaplikasikannya.

Dengan memiliki keterampilan mengelola diri dan relasi sosial, peserta dapat mengembangkan kehidupan pribadi yang lebih sehat dan maslahat.

Penulis : Abustan Abiy
Editor : Redaksi
#Kua ulaweng #Pemkab Bone
Berikan Komentar Anda