JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri mengeluarkan kritik tajam kepada para Gubernur hingga pj Gubernur ketika bertemu di dalam acara penyerahan duplikat bendera pusaka di kawasan Jakarta Utara, Senin (5/8/2024) kemarin.
Megawati mengatakan, sikap pejabat sekarang yang tidak memikirkan nasib bangsa. Berbeda dengan Soekarno yang sejak umur 16 tahun sudah memikirkan nasib bangsa.
"Bayangkan dia sudah tau keluar masuk penjara dibuang, Ende, Bengkulu, Bangka, Prapat coba bayangkan Sukamiskin itu langganannya," kata Mega di depan para Gubernur hingga pj Gubernur di Balai Samudera, Jakarta Utara, dikutip dari kumparan, Selasa (6/8/2024).
"Kalian gak punya nurani, kalian tidak punya etika, kalian tidak punya moral, ayo pikir bapak-bapak ibu-ibu terhormat apakah begitu sekarang Indonesia Raya itu ada makhluk-makhluk manusianya," sambungnya.
Mega meminta agar para pejabat tersebut menjalankan tugasnya dengan baik. Dia juga meminta para pejabat itu sadar dengan jabatan yang diembannya sehingga tak sewenang-wenang.
"Tolong diingat kebetulan nih karena Saya tadi sudah, dari kemarin Saya sudah minta siapa aja si pj-pj-nya yang datang gubernurnya, siapa aja sih ya, karena Saya ingin ngomong seperti ini. Ndak tahu sadar apa tidak nanti akan kelihatan," kata Mega.
"Kalau saya salah ngomong, tidak laki tidak perempuan, jadi artinya jangan ya macam-macam. Ya dong, bagaimana sih sudah diberi hak yang sama tidak ada dari presiden sampai kaum papa, haknya sama. Ingat," tegasnya.
BERITA TERKAIT
-
PDIP Pastikan Megawati Hadir pada Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni
-
Megawati Singgung Banyak yang Ragu Dirinya jadi Ketum Lagi: Saya Memang tak Butuh Pujian
-
Tutup Kongres PDIP Hari Ini, Megawati Bakal Sampaikan Pidato Politik
-
Sah! Megawati Soekarnoputri Terpilih Kembali Sebagai Ketua Umum PDIP
-
4 Bulan Hasto Ditahan, Mega Belum Pikirkan Ganti Sekjen PDIP