User Disable : Selasa, 06 Agustus 2024 18:09
Bupati MYL menghadiri penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) bantuan hibah masjid, musala dan TPA tahun 2024 di Kabupaten Pangkep. (Foto: dok humas)


PANGKEP, PEDOMANMEDIA - Pemkab Pangkep menggelontorkan anggaran Rp 3, 4 miliar untuk bantuan masjid, musala dan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA).

Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) bantuan hibah masjid, musala dan TPA tahun 2024, oleh pengurus masjid penerima bantuan, disaksikan bupati Pangkep dan Kabag Kesra, dilaksanakan di aula Rujab Bupati Pangkep, Selasa (6/8/24).

Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL) menitipkan kepada seluruh pengurus masjid agar membuat laporan pertanggungjawaban (LPJ) penggunaan anggarannya.

"Hal-hal seperti itu akan diperiksa, baik dari pemerintah, kalau sudah ada dari masjid Alhamdulillah sudah aman. Bukan untuk hal-hal yang lain, nawaitunya untuk membangun masjid tapi tetap ada laporan penanggungjawabannya yang harus kita selesaikan, karena ini adalah uang rakyat. Kami pemerintah harus pertanggungjawabkan," katanya.

Bupati MYL menambahkan, anggaran bisa digunakan untuk perbaikan masjid, sehingga diharapkan kegiatan-kegiatan keagamaan bisa berkembang.

"Jika masjidnya sudah bagus, Saya titipkan bagaimana setidaknya salat fardhu di masjid ta selama ini cukup satu baris saja, bisalah meningkat menjadi dua baris tiga baris. maka dari itu Saya titipkan kepada pengurus masjid mengajak salat tetangga, dan juga bagaimana kegiatan keagaamaan semakin kuat di wilayah ta masing-masing," jelasnya.

"Selain dijadikan tempat sembahyang tetapi juga bisa dijadikan tempat untuk anak-anak mengaji, kegiatan emaja mesjid, majelis taklim bisa aktif untuk pengembangan agama Islam di kabupaten Pangkep," tambahnya.

Kabag Kesra Pangkep, Hasriadi menjelaskan, tahun 2024 ini sebanyak 53 masjid dengan total anggaran Rp 3,4 miliar.

"Masjid, musala dan satu TPA ada dalam jumlah 53 itu, " katanya.

Pihaknya berharap, pengurus masjid, musala dan TPA memaksimalkan bantuan dari pemerintah.

"Termasuk juga, pertanggungjawaban dirampungkan. Paling tidak, kami berharap akhir tahun 2024 rampung semua pekerjaan dan pertanggungjawabannya, " jelasnya.