Rabu, 07 Agustus 2024 09:33

Mensesneg Bantah Sewa Alphard Rp 25 Juta Per hari untuk HUT RI di IKN: Untuk Apa, Kita Gunakan Bus

Mensesneg Pratikno. (Foto: dok kemenag)
Mensesneg Pratikno. (Foto: dok kemenag)

Mensesneg Pratikno membantah adanya penyewaan 1.000 unit mobil Alphard dengan biaya Rp 25 juta per hari per unit untuk tamu kenegaraan yang diundang pada upacara Hari Kemerdekaan di Ibu Kota Nusantara (IKN).

JAKARTA, PEDOMANMEDIA - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno membantah adanya penyewaan 1.000 unit mobil Alphard dengan biaya Rp 25 juta per hari per unit untuk tamu kenegaraan yang diundang pada upacara Hari Kemerdekaan di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Pratikno mengaku terkejut saat dimintai konfirmasi oleh media mengenai hal tersebut.

“Untuk apa? untuk upacara?,” heran Pratikno di Kantor Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, dikutip dari liputan6, Rabu (7/8/2024).

Baca Juga

Pratikno menjelaskan bahwa fasilitas infrastruktur di IKN saat ini masih sangat terbatas. Ia merinci bahwa jalur transportasi dari Balikpapan ke IKN yang akan menggunakan tol belum sepenuhnya selesai.

Begitu pula dengan bandara yang diperkirakan baru akan selesai pada akhir Agustus hingga awal September.

“Jadi untuk pelaksanaan upacara detik-detik proklamasi di IKN kita masih menghadapi kendala prasarana transportasi,” jelas Pratikno.

Untuk menyiasati keterbatasan ini, Pratikno menyatakan bahwa rencana saat ini adalah menyewa armada bus untuk memfasilitasi tamu negara yang diundang ke IKN.

“Makanya kita menggunakan bus, jadi kita akan memfasilitasi transportasi berupa bus untuk menuju tempat upacara,” ungkap Pratikno.

 Pratikno memastikan bahwa Istana tidak memiliki masalah dengan anggaran untuk menyewa bus. Namun, ia tidak mengetahui secara pasti mengenai harga dan jumlah bus yang akan disewa.

“Kalau itu kan penyelenggaraan upacara memang dibiayai negara, tidak ada masalah, setiap tahun juga gitu. (Biaya sewa bus?) waduh tidak tahu saya, tidak hafal,” dia menandasi.

Sebelumnya, dilansir dari suara.com, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pengusaha Rental Mobil Daerah Indonesia (Asperda) Kaltim Damun Kiswanto menyebut Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) telah memesan sekitar 1.000 unit mobil untuk memenuhi kebutuhan pergerakan tamu negara dan VVIP pada HUT Ke-79 RI di IKN.

Dawun menyebut tarif sewa yang dibebankan kepada konsumen menjelang HUT RI meningkat sekitar dua kali lipat dari tarif normal, sebab dipicu biaya pengiriman mobil dari luar daerah ke Kalimantan Timur yang mencapai sekitar Rp13 juta per unit.

Tarif sewa mobil normal untuk jenis Fortuner sekitar Rp2,5 juta per hari, dan saat ini menjadi Rp5 juta per hari. Kemudian Hi-Ace Rp3,5 juta per menjadi Rp15 juta per hari, Alphard dari Rp7 juta per hari, naik menjadi Rp25 juta per hari.

Merespon angka ini, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko juga mengatakan, penggunaan dana APBN bagi kebutuhan perayaan hari nasional di Indonesia tidak ada yang mahal, selama dana yang tersedia tidak digunakan sembarangan dan bisa dikontrol dengan baik.

 

Sebelumnya 

Editor : User Disable
#Alphard #IKN #HUT RI
Berikan Komentar Anda