Muh. Syakir : Minggu, 11 Agustus 2024 12:52
Amir Uskara

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP PPP Amir Uskara terlibat saling sanggah dengan Juru Bicara pasangan Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati (ASS-Fatma), Ramli Rahim. Amir mengklaim PPP telah menerbitkan surat tugas kepada Moh Ramdhan Pomanto (Danny).

Sementara Ramli Rahim menyebut pasangan ASS-Fatma telah mengantongi rekomendasi dari PPP. Pasangan dengan tagline Andalan Hati kata Ramli telah menerima rekomendasi berpasangan.

Dalam konferensi pers, Sabtu (10/08/2024), Ramli mengklaim rekomendasi PPP untuk pasangan ASS-Fatma sejatinya sudah terbit model B1 KWK. Namun surat sakti itu ditolak untuk memberikan ruang kepada kandidat lain.

Amir membantah klaim Ramli Rahim. Amir mengaku surat yang diterbitkan PPP baru sebatas surat tugas untuk Danny Pomanto di Pilgub Sulsel 2024.

"Untuk saat ini, surat yang keluar baru surat tugas untuk Pak Danny. Saya tidak tahu kalau ada surat lain," kata Amir.

Amir mengatakan, belum tahu kapan surat tugas Danny berubah menjadi B1.KWK. Tapi ia bilang sedang berproses di DPP.

Terkait bantahan Amir Uskara, MRR justru membenarkan bantahan itu.

"Pak Amir Uskara tidak salah, rekomendasi untuk Sudirman-Fatma memang belum keluar karena tim Andalan Hati belum mau menerima rekomendasi itu" terang Ramli Rahim.

Hanya saja kata Ramli, kalau disebut rekomendasi itu tidak ada atau belum ditandatangani, itu yang keliru. Karena foto rekomendasi itu sudah ada sama tim Andalan Hati.

"Berbeda dengan Pak Danny yang hanya mendapatkan surat tugas, Sudirman-Fatma malah sudah dalam bentuk rekomendasi berpasangan, kalau itu juga dibantah, baru kami pertimbangkan untuk membuka ke publik" lanjut MRR.

Tapi apapun itu, kata Ramli, Andalah Hati berkomitmen untuk membuka ruang seluas mungkin agar Sudirman-Fatma benar-benar melawan pasangan calon, bukan kotak kosong.

"Komitmen Andalan Hati untuk menciptakan demokrasi yang sehat di Sulsel sangat besar, untuk itu Andalah Hati tidak akan mengupayakan kotak kosong bahkan mendorong adanya lawan dalam Pilgub 2024 nantinya" pungkas Ramli.