Muh. Syakir : Senin, 12 Agustus 2024 13:13
Ilustrasi (int)

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Mundurnya Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum Partai Golkar membuat rekomendasi usungan di Pilkada 2024 seluruh wilayah berpotensi dikocok ulang. Namun pasangan Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi (ASS-Fatma) tetap yakin Golkar tak akan mengubah arah dukungan di Pilgub Sulsel.

"Bagi Andalan Hati (pasangan ASS-Fatma) tidak banyak berpengaruh. Syarat dukungan sudah cukup. Kami tetap berharap ada lawan, lebih banyak, lebih baik," ujar Jubir Andalan Hati, Muhammad Ramli Rahim, Minggu (11/8).

Pasangan Andalan Hati sejauh ini memang telah mengantongi rekomendasi dari sejumlah partai politik pemegang kursi di DPRD Sulsel. Totalnya sebanyak 56 kursi dari 7 partai politik yang ada.

Partai politik tersebut diantaranya yakni, NasDem (17 kursi), Golkar (14 kursi), Gerindra (13 kursi), Demokrat (7 kursi), PAN (4 kursi) Hanura (1 kursi) dan PSI (tanpa kursi).

Ramli menyebut, rekomendasi Golkar kepada Andalan Hati kecil kemungkinan bisa berubah siapapun Ketum Golkar. Meskipun kepemimpinan baru di partai berlambang beringin itu kemungkinan akan mengevaluasi setiap rekomendasi yang telah diberikan kepada setiap bakal calon kepala daerah di seluruh wilayah tapivdengan segala keunggulan Sudirman-Fatma, dukungan Golkar tidak akan berubah.

"Potensi rekomendasi berubah sangat besar. Tanda tangan berubah, maka potensi dukungan berubah juga sangat besar, tapi saya kira tidak bagi Sudirman-Fatma, Insya Allah aman," tegasnya.

Sebelumnya Andalan Hati telah menegaskan sangat siap untuk bertarung di Pilgub Sulsel 2024, siapapun rivalnya nanti. Bahkan keduanya tidak menginginkan jika nantinya mereka akan menghadapi kotak kosong.

"Anak Bugis Makassar itu tidak senang bertarung dengan benda mati, karena itu, Sudirman-Fatma malah akan membuka ruang agar lawannya manusia. Issu kotak kosong itu dari luar andalan hati, tidak ada kamus kotak kosong di sini" Pungkas MRR.