MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Patung kerbau di rumah jabatan Gubernur Sulsel ternyata hilang karena kondisinya yang sudah rusak. Pemprov melalui Biro Umum telah berencana untuk memperbaikinya, namun belum sempat terwujud.
Hal itu diungkapkan mantan Kepala Bagian (Kabag) Rumah Tangga pada Biro Umum Pemprov Sulsel Kasman yang dikonfirmasi terkait keberadaan patung kerbau di rujab gubernur Sulsel yang disebut hilang.
"Itu bukan hilang atau sengaja dihilangkan, tapi rusak. Jadi rencana Biro Umum mau memperbaiki. Rusaknya itu pas di masa-masa terakhir Pak Andi Sudirman menjabat tahun 2023," ujar Kasman, Selasa (8/10/2024).
Kasman mengungkapkan, pihaknya saat itu sebenarnya telah berencana untuk membangun ulang patung kerbau tersebut. Hanya saja, sebelum itu terwujud terjadi mutasi jabatan di lingkup Pemprov Sulsel.
Dalam mutasi, Kasman termasuk yang mendapatkan promosi jabatan di mana ia diamanahkan untuk menjadi Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas). Alhasil, rencana untuk membangun ulang patung kerbau itu tidak lagi menjadi tanggung jawabnya.
"Sudah ada rencana kami dari Biro Umum mau memperbaiki, tapi belum sempat karena kan pada waktu itu saya juga digeser (dimutasi)," beber Kasman.
Ditanya terkait apakah patung kerbau tersebut sengaja dihilangkan oleh Andi Sudirman, Kasman membantah. Menurutnya, itu adalah tanggung jawab Biro Umum sepenuhnya.
"Gubernur tahu, tapi kan tidak sampai mau urus itu bagaimana sekali. Saya rasa masih banyak pekerjaan besar beliau yang harus dikerjakan," tandasnya.
"Intinya itu (patung kerbau) tidak pernah sengaja mau dihilangkan. Karena disitu juga masih ada ornament lainnya seperti rumah tongkonan dan sebagainya," pungkas dia.
BERITA TERKAIT
-
Sudirman Soroti Kerusakan Jalan Samping Tol Sutami: Ini Rawan, Harus Ditangani Cepat
-
Gubernur Sudirman Titip Sederet Pesan ke Darmawangsyah Muin: Layani Rakyat!
-
Punya 9 Sekolah Rakyat, Sulsel Terbanyak di Luar Jawa
-
Sulsel Target Kemoprofilaksis Pencegahan Kusta 10.000 Orang di 24 Kabupaten/Kota
-
Bertemu Sudirman, Pelindo 4 Minta Dukungan Pengembangan Konektivitas Maritim-Arus Logistik