Kepala Bapenda Enrekang Jelaskan Soal Stori WA 'Ucu-Liwang' Berujung Dilapor Bawaslu
Ia tahu betul konsekuensi bagi ASN yang melanggar asas netralitas.
ENREKANG PEDOMANMEDIA - Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Enrekang Hidjas Gaffar akhirnya mengklarifikasi tuduhan pelanggaran netralitas ASN yang dialamatkan kepadanya. Kepada wartawan, Hidjas menuturkan kronologi yang sebenarnya.
"Jadi kejadian tersebut sekitar bulan Juli saat balon bupati dan wakil bupati masih sementara berusaha mengejar rekomendasi partai. Kejadian tesebut sama sekali tidak terjadi saat penetapan dan saat masuk tahapan kampanye," terang Hidjas kepada wartawan, Sabtu (2/11/2024).
Seperti diketahui, Hidjas dilaporkan ke Bawaslu atas dugaan pelanggaran netralitas. Dugaan itu mencuat setelah didapati gambar bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Enrekang Muh Yusuf Ritangnga-Andi Tenri Liwang Latinro (Ucu-Liwang) di stori WhatsApp-nya.
Gambar itu memperlihatkan pasangan Yusuf-Tenri Liwang saat menerima rekomendasi dari Partai Demokrat. Gambar itu yang kemudian discreenshot oleh pelapor untuk diteruskan ke Bawaslu.
Menurut Hidjas, peristiwa tersebut terjadi tanpa sengaja.
"Tidak sengaja. Kebetulan ada teman yang ngirim foto itu dan terklik hingga masuk ke stori WA saya. Tapi itu hanya sepersekian detik lalu saya hapus. Ternyata ada yang screenshot," paparnya.
Hidjas mengatakan, itulah yang kemudian di-premming dan dipolitisasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
"Saya tidak diberikan ruang yang seluas luasnya untuk menjelaskan kronologis kejadian yang sebenarnya," ucapnya
Hidjas menekankan, bahwa semua murni tanpa unsur kesengajaan.
"Seandainya di status WhatsApp atau Facebook berarti itu ada unsur kesengajaan tetapi ini muncul tanpa disengaja," ketusnya.
Hidjas juga menyampaikan bahwa ia adalah ASN dan punya jabatan. Ia tahu betul konsekuensi bagi ASN yang melanggar asas netralitas.
"Saya tau betul bahwa ada larangan bagi ASN untuk berpihak. Me-like saja di medsos itu sudah melanggar," katanya.
Hidjas mengaku berterima kasih kepada pelapor yang telah memberinya ruang untuk menjelaskan kepada Bawaslu dan masyarakat Enrekang tentang kejadian yang sebenarnya tanpa ada unsur kesengajaan itu.
"Saya kira semua sudah klir," imbuhnya.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
