Suami Cuci Darah, Agustina Tetap Tenang Berkat Program JKN
Agustina tak lupa mengajak masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN, agar segera mendaftarkan dirinya.
TATOR, PEDOMANMEDIA - Kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah membantu banyak pesertanya, terutama bagi mereka yang menghadapi masalah finansial dalam mendapatkan perawatan jangka panjang dan biaya mahal. Termasuk yang menderita penyakit kronis, seperti gagal ginjal sehingga memerlukan perawatan cuci darah atau hemodialisis.
Bantuan ini juga telah dirasakan oleh Agustina (53). Berkat Program JKN, dirinya merasa tenang saat mendampingi suaminya, Dorteus (57) dalam menjalani proses cuci darah di Rumah Sakit Umum Daerah Lakipadada setelah didiagnosa oleh dokter menderita gagal ginjal.
“Awalnya saya menemani suami saya periksa ke dokter pada bulan Agustus 2024 dan setelah menjelani pemeriksaan, suami saya dinyatakan mengalami gagal ginjal. Sebelumnya, suami saya memiliki hipertensi yang mana tekanan darahnya tidak pernah turun, pasti selalu di atas 200. Hingga pada Bulan September diharuskan menjalani cuci darah setiap dua kali dalam seminggu. Terhitung sudah sebelas kali suami saya menjalani cuci darah, delapan kali di RSUD Lakipadada dan tiga kali di Kota Makassar,” jelasnya pada Tim Jamkesnews, Selasa (15/10).
Mengetahui sang suaminya mengalami gagal ginjal dan harus menjalani cuci darah, Agustina tidak menyangka karena suaminya tampak baik-baik saja dan tidak menunjukkan gejala bahwa dia sebenarnya sakit parah. Meskipun demikian, ia tidak khawatir mengenai masalah biaya, karena semua akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan melalui Program JKN.
“Saya sempat tak percaya, pasalnya suami saya yang tampak baik-baik saja ternyata mengidap sakit gagal ginjal. Namun, saya merasa lega karena semuanya pasti ditanggung oleh Program JKN,” tambahnya.
Tak berhenti sampai di situ, warga asal Sangalla Tana Toraja ini juga menyebutkan bahwa Program JKN juga telah membantu keluarganya ketika setiap kali membutuhkan perawatan, seperti saat suaminya harus dirawat di rumah sakit karena menderita penyakit gula. Berkat pengobatan yang dijalani kini gulanya sudah kembali normal.
“Program ini telah banyak membantu saya dan keluarga, seperti ketika suami saya mengidap penyakit gula dan membuat kakinya bengkak. Namun, berkat penanganan yang cepat dari dokter, kini gula darah suami saya kembali normal dan seluruh biaya pengobatannya telah ditanggung oleh Program JKN," tambahnya.
Peserta segmen PBI ini pun mengucapkan rasa terima kasihnya kepada BPJS Kesehatan dan juga Pemerintah Tana Toraja atas bantuan yang selama ini diberikan.
“Saya sangat berterima kasih kepada BPJS Kesehatan dan juga Pemerintah Kabupaten Tana Toraja, karena berkat program ini suami saya bisa mendapatkan layanan kesehatan yang dibutuhkan dan tentunya berkualitas. Saya bersyukur karena semua proses ini berjalan dengan lancar tanpa kendala. Terdaftar sebagai peserta JKN membuat saya dan keluaraga merasakan begitu banyak manfaat, terutama meringankan masalah biaya. Saya tak bisa membayangkan biaya yang harus kami keluarkan untuk pengobatan suami saya. Proses cuci darah itu membutuhkan biaya yang sangat besar, sementara kami tidak tahu harus di mana mencari biaya untuk membiayai pengobatan suami saya. Berkat Program JKN, kami lebih tenang,” ungkapnya.
Sebagai salah satu orang yang telah merasakan manfaatnya, Agustina tak lupa mengajak masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta JKN, agar segera mendaftarkan dirinya.
"Saya sangat menyarankan kepada semua orang yang belum terdaftar sebagai peserta JKN, untuk segera mendaftar. Manfaatnya luar biasa, terutama dalam menghadapi situasi kesehatan yang tidak terduga. Program JKN telah membantu keluarga saya dalam mendapatkan perawatan yang dibutuhkan tanpa harus khawatir tentang biaya. Dengan Program JKN, kita akan merasa lebih tenang dan siap menghadapi masalah kesehatan. Jangan tunggu sampai sakit, segera daftarkan diri Anda dan keluarga," tutupnya.
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
