TATOR, PEDOMANMEDIA - Upaya pemerintah dalam menghadirkan perlindungan bagi masyarakat, salah satunya dengan terus menggalakkan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Program bertemakan gotong royong ini tidak hanya bertujuan meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan yang komprehensif, namun juga membantu finansial dalam hal beban biaya kesehatan.
Hayati Lince (46), seorang ibu rumah tangga asal Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara merasakan kemudahan tersebut. Ditemui di Rumah Sakit Elim Rantepao, Hayati, begitu akrab disapa mengaku terbantu secara finansial berkat keikutsertaannya dalam Program JKN, Minggu (11/07).
“Saya dan keluarga saat ini menggunakan BPJS Kesehatan yang telah banyak membantu dalam pengobatan saya sekeluarga. Selain itu untuk iuran bulanan kami sekeluarga juga telah dibantu pemerintah. Hal tersebut sudah meringakan beban keuangan, terutama biaya kesehatan yang mungkin cukup mahal bagi sebagian besar masyarakat,” ungkapnya.
Transformasi layanan BPJS Kesehatan rupanya membuat ibu empat anak tersebut merasa puas. Menurutnya peserta JKN saat ini tidak perlu repot dengan membawa banyak berkas dan hanya tunjukkan kartu identitas saja sudah bisa mendaftar layanan kesehatan. Tercatat sebagai peserta segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) lantas tidak membuat dirinya mendapatkan perbedaan dalam hal layanan.
“Terkait dengan layanan BPJS Kesehatan menurut saya sudah cukup baik, bukan satu dua kali BPJS Kesehatan telah membantu keluarga saya. Saya sangat bersyukur masih bisa bergabung dan selama ini yang berjalan tidak ada kendala yang berarti,” katannya.
Dirinya bercerita sudah lama menjadi peserta JKN, ia lantas teringat momen indah BPJS Kesehatan yang turut hadir mendampingi saat dirinya melahirkan anak keempatnya. Hayati secara tidak langsung terbantu dalam hal finansial persalinan.
“Saya menggunakan JKN sudah lama, apalagi saat melahirkan anak keempat saya tiga tahun lalu di Rumah Sakit Sinar Kasih. Saya sangat terbantu dengan adanya Program JKN ini. Proses persalinan di rumah sakit berjalan lancar dan saya tidak perlu khawatir soal biaya karena semuanya ditanggung oleh BPJS Kesehatan,” paparnya.
Sebagai pasien hamil, dengan Program JKN dirinya mengikuti setiap tahapan yang dilalui dari pemeriksaan awal, persalinan hingga pasca melahirkan. Dirinya berpendapat ibu hamil yang ikut dalam program tersebut adalah pilihan bijak. Dengan keikutsertaan tersebut, sang ibu secara tidak langsung juga memberikan perlindungan kepada buah hatinya karena faskes akan mendaftarkannya secara otomatis.
Rupanya tak hanya Hayati yang merasakan manfaat JKN, suaminya juga terbantu saat menjalani operasi pemasangan ring jantung. Sebelumnya sang suami didiagnosa mengalami penyempitan pembuluh darah ke jantung.
“Satu bulan yang lalu suami saya menjalani operasi jantung di Rumah Sakit Elim Rantepao. Kami sangat khawatir degan biaya operasi yang tentu sangat besar. Tapi berkat Program JKN, suami saya bisa menjalani operasi pemasangan ring jantung tanpa adanya iur biaya sedikit pun,” imbuhnya.
Banyaknya manfaat yang ia terima beserta keluarga membuatnya mengucap rasa syukur. Ia berharap program ini akan terus berlangsung dengan perbaikan yang berkelanjutan, masyarakat tetap akan membutuhkan pelayanan kesehatan yang dapat dinikmati oleh semua segmen.
“Saya sangat berterima kasih kepada pemerintah atas Program JKN ini, saya dan keluarga bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang sangat baik tanpa harus khawatir tentang biaya. Terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan perhatian dan dukungan bagi masyarakat yang membutuhkan. Program ini benar-benar membantu kami dalam menghadapi berbagai masalah kesehatan tanpa membebani keuangan keluarga,” tutupnya.
BERITA TERKAIT
-
Jawab Kebutuhan Peserta, Direksi Baru BPJS Kesehatan Beberkan 8 Program Andalan
-
BPJS Keliling Permudah Akses Layanan Administrasi JKN bagi Warga Toraja Utara
-
Setahun Berjuang Atasi Gangguan Saraf Wajah, Margaretha Ruruk Bersyukur Ada JKN
-
Tanpa Biaya, Peserta JKN di Tana Toraja Nikmati Layanan Kesehatan Optimal
-
Empat Tahun Jalani Cuci Darah, Leonardus Bersyukur BPJS Kesehatan Bisa Diandalkan