Program JKN Jamin Operasi Patah Tulang Ice Trisnawati
Ice bersyukur karena di dalam keadaan darurat, ada Program JKN yang menjadi penolong untuknya.
TATOR, PEDOMANMEDIA - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) hadir sebagai solusi bagi masyarakat yang membutuhkan, terutama bagi mereka yang menghadapi masalah finansial. Melalui program ini, masyarakat dari berbagai kalangan, termasuk yang kurang mampu, dapat memperoleh akses pelayanan kesehatan yang berkualitas tanpa harus khawatir mengenai biaya pengobatan.
Salah satu peserta yang mendapatkan manfaat dari program ini yaitu Ice Trisnawati Torinding (51) warga asal Tana Toraja. Menjadi peserta JKN membuatnya tidak khawatir dengan beban biaya dalam mengakses fasilitas kesehatan untuk jalani operasi dan kontrol rutin akibat insiden naas yang dialaminya yakni terjatuh dari lantai dua rumahnya.
Ice sapaan akrabnya saat ditemui Tim Jamkesnews tengah mengantre di poli syaraf RSUD Lakipadada pada Selasa (03/09), dengan senang hati membagikan pengalamannya menggunakan JKN untuk proses pengobatannya saat ini.
“Dua bulan lalu, saya jatuh dari lantai dua rumah saya, sehingga harus menjalani operasi di rumah sakit di RSUD Lakipadada karena mengalami patah tulang di lengan dan kaki. Kejadian tersebut bermula saat rumah saya sedang direnovasi dan saya ingin naik ke lantai dua namun karena kurang hati-hati, saya jatuh dari lantai dua yang mengakibatkan luka yang sangat parah, dan dilarikan ke UGD RSUD Lakipadada ini,” ungkapnya.
Setelah menjalani operasi dan beberapa hari dirawat di rumah sakit, Ice kini harus rutin kontrol untuk menjalani serangkaian perawatan dan terapi untuk memulihkan kondisi lengan dan kakinya, tentunya seluruh biaya sudah ditanggung Program JKN ketika menjalani operasi hingga kontrol saat ini yang membuat Ice merasa lega dan bersyukur.
“Dari penuturan keluarga dulu saat mengurus administrasi sangat dipermudah, cukup menunjukan KTP saja, karena panik memang saat itu keluarga tidak membawa berkas apapun. Alhamdulillah enam hari saya dirawat di sini, saya diperbolehkan pulang dan atas saran dokter saya harus menjalani rawat jalan dan terapi. Seluruh biaya pengobatanpun dijamin BPJS Kesehatan, luar biasa sekali manfaat BPJS Kesehatan bagi saya,” ujarnya.
Kunjungannya ke rumah sakit merupakan kali keempat ia menjalani kontrol, meski belum pulih sepenuhnya dirinya sudah bisa jalan walau harus dengan bantuan tongkat.
Wanita yang pernah bekerja sebagai pedagang ini mengaku sempat khawatir dengan masalah biaya, pasalnya setelah terkena musibah, ia tak lagi berdagang.
Namun, mengingat ia telah terdaftar sebagai peserta JKN aktif, Ice tidak khawatir lagi tentang biaya, dia mengungkapkan rasa syukur karena selama menjalani operasi tidak ada biaya tambahan yang dia keluarkan, karena sepenuhnya sudah ditanggung oleh BPJS Kesehatan melalui Program JKN.
“Awalnya saya sempat khawatir dengan masalah biaya apalagi setelah insiden itu saya telah berhenti berjualan sehingga secara otomatis mengurangi pendapatan di keluarga saya. Namun berkat Program JKN, hal itu tidak menjadi beban untuk saya dan keluarga karena kami sekeluarga telah terdaftar sebagai peserta JKN. Kami tidak khawatir lagi tentang biaya yang akan dikeluarkan untuk proses operasi. Saya tak dapat membayangkan berapa banyak biaya yang harus saya keluarkan untuk operasi itu, tapi semuanya telah ditanggung oleh BPJS Kesehatan,” ucapnya.
Ice juga menambahkan bahwa selama menjalani perawatan, dia mendapatkan pelayanan yang baik dari pihak rumah sakit dan tidak merasakan adanya diskriminasi dengan pasien umum lainnya.
“Walaupun sebagai pasien dari tanggungan BPJS Kesehatan, saya tetap mendapatkan pelayanan yang sangat baik tidak ada perbedaan pelayanan yang saya rasakan dengan pasien umum, bahkan saat proses administrasi semua dilakukan dengan cepat dan lancar tanpa ada kendala yang saya alami, sekarang cukup bawa KTP untuk pendaftaran administrasi,” ungkapnya.
Ice bersyukur karena di dalam keadaan darurat, ada Program JKN yang menjadi penolong untuknya. Ia berharap agar semakin banyak orang yang terdaftar sebagai sebagai peserta JKN.
“Saya sangat berterima kasih dengan adanya program ini. Saya tidak perlu khawatir lagi jika sewaktu-waktu ingin mengakses fasilitas kesehatan. Saya berharap agar program ini terus ada, karena kalau dipikir-pikir manfaatnya sangat besar sekali. Semoga masyarakat yang belum terdaftar, agar segera mendaftarkan diri, jangan menunggu saat sakit, karena kita tidak tahu apa yang terjadi ke depannya,” tutupnya.
