Pengobatan Saraf Terjepit Dijamin Program JKN, Dina Tenang Jalani Pengobatan
Begitu pula dengan dirinya, yang merasakan sendiri manfaat melalui Program JKN ketika harus menjalani pengobatan untuk mengatasi masalah kesehatannya.
TATOR, PEDOMANMEDIA - Kehadiran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan telah memberikan jaminan perlindungan kesehatan yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Dengan program ini, setiap individu dapat merasa lebih tenang dan aman dalam menjalani aktivitas sehari-hari, tanpa khawatir akan biaya pengobatan yang besar saat membutuhkan perawatan.
Hal demikian yang juga dirasakan oleh Dina (49) warga asal Rembon, Tana Toraja.
Saat ditemui di Rumah Sakit Lakipadada, ia dengan senang hari berbagi kisahnya dalam menghadapi masalah kesehatan saat dirinya mengalami saraf terjepit di punggungnya dan mengganggu aktivitas sehari-harinya. Dina yang bekerja pada bidang sanitasi di Puskesmas Ulusalu ini mengatakan bahwa kondisinya mulai membaik sejak mengikuti terapi dan tentunya dijamin oleh Program JKN.
Dina menceritakan bahwa kondisi saraf terjepit yang dialaminya terjadi setelah ia mengalami cedera akibat terjatuh beberapa waktu lalu. Insiden tersebut membuatnya merasakan nyeri pada bagian punggung yang tentunya sangat mengganggu aktivitas kesehariannya.
“Saat ini saya sedang menjalani kontrol dan terapi karena mengalami saraf terjepit di bagian punggung setelah terjatuh. Saya sering merasa nyeri di bagian punggung dan sangat mengganggu ketika bekerja dan beraktivitas,” jelasnya pada Tim Jamkesnews, Senin (04/11).
Beruntung, sebagai peserta aktif JKN, ia langsung memeriksakan kondisinya di Puskesmas Ulusalu, tempat ia bekerja, untuk mendapatkan pemeriksaan awal dan rujukan yang diperlukan. Dari situ, ia mendapatkan rekomendasi untuk menjalani fisioterapi rutin di Rumah Sakit Umum Daerah Lakipadada.
“Saya awalnya periksa di Puskesmas Ulusalu yang kebetulan tempat saya bekerja. Setelah dilakukan pemeriksaan, saya dirujuk ke RSUD Lakipadada untuk menjalani perawatan lanjutan. Dan setelah diperiksa ternyata saya mengalami saraf terjepit, dokter pun menyarankan agar saya menjalani fisioterapi,” tambahnya.
Fisioterapi yang dijalani Dina bertujuan untuk meredakan nyeri dan meningkatkan fungsi otot serta tulang belakangnya yang terdampak saraf terjepit. Kini kondisinya mulai membaik setelah kurang lebih tiga bulan menjalani fisioterapi. Ia merasakan perbedaan yang signifikan dan merasa lebih nyaman dalam menjalankan aktivitasnya.
“Puji tuhan, setelah beberapa kali menjalani fisioterapi, nyeri saya mulai berkurang dan sekarang sudah ada perubahan signifikan. Saya merasa lebih nyaman untuk bergerak dan kembali menjalankan pekerjaan tanpa rasa khawatir,” ujarnya.
Selain itu, Dina mengapresiasi adanya Program JKN yang sangat membantu dari segi pembiayaan, terutama untuk perawatan jangka panjang seperti fisioterapi.
“Kalau harus membiayai terapi ini sendiri, tentu akan sangat memberatkan. Namun dengan Program JKN, saya bisa mendapatkan perawatan yang dibutuhkan tanpa harus mengeluarkan biaya yang besar,” tuturnya.
Sebagai seseorang yang bekerja di bidang kesehatan, Dina tentunya mengerti betapa besar manfaat Program JKN bagi banyak orang. Setiap hari, ia melihat langsung bagaimana program ini membantu masyarakat mengakses layanan kesehatan tanpa harus terbebani biaya besar.
Begitu pula dengan dirinya, yang merasakan sendiri manfaat melalui Program JKN ketika harus menjalani pengobatan untuk mengatasi masalah kesehatannya.
“Saya sering melihat banyak orang yang merasakan manfaat dari program ini, dan sekarang saya pun merasakan manfaatnya juga. Kalau tanpa JKN, mungkin saya harus mengeluarkan banyak uang untuk terapi ini. Tapi dengan adanya JKN, saya merasa terbantu sekali, terutama karena biaya terapi bisa dicover dan saya bisa fokus pada pemulihan kesehatan tanpa beban tambahan,” ungkapnya.
Melalui pengalamannya, Dina menyarankan agar masyarakat tidak ragu untuk memanfaatkan Program JKN bagi kebutuhan kesehatan mereka. Baginya, program ini tidak hanya memberikan akses yang luas terhadap layanan medis, tetapi juga menjadi solusi nyata bagi masyarakat yang membutuhkan perawatan jangka panjang seperti fisioterapi.
“Apa yang saya alami ini membuktikan bahwa Program JKN sangat bermanfaat bagi masyarakat, termasuk saya yang memerlukan terapi jangka panjang. Saya berharap ke depannya Program JKN bisa terus memperbaiki layanan dan makin banyak masyarakat yang bisa terbantu,” tutupnya.
