Rabu, 03 Februari 2021 16:46

Moeldoko cs Ingin Kudeta AHY, Ni'matullah: Ilegal

Ni'matullah Erbe
Ni'matullah Erbe

Upaya kudeta sulit. Hasil survei parpol belakangan ini Partai Demokrat melejit. Artinya ada kerja nyata di bawah kepemimpinan AHY.

MAKASSAR, PEDOMANMEDIA - Partai Demokrat Sulawesi Selatan merespons isu pengambilalihan kepemimpinan partai oleh Moeldoko cs. Upaya ini dinilai tidak konstitusional dan ilegal.

"Nda mungkinlah karena kita solid ke AHY. AHY itu dipilih hasil kongres yang konstitusional. Jadi kalau ada upaya di luar itu, ilegal," jelas Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel Ni'matullah Erde, Rabu (3/2/2021).

Ni'matullah menegaskan 24 kabupaten/kota di Sulsel solid mendukung AHY. Ia yakin, upaya kudeta ini hanya diembuskan oleh segelintir kader.

Baca Juga

Kata Ni'matullah, hampir seluruh DPD di Indonesia masih tunduk pada hasil kongres. Sehingga sangat kecil kemungkinan Demokrat bisa direbut Moeldoko cs.

"Untuk melaksanakan Kongres Luar Biasa ( KLB) sesuai dengan yang tertera dalam ADRT, butuh persetujuan 2/3 suara dan kecil sekali kemungkinan bisa terjadi.

Karena faktanya 34 ketua DPD, 514 ketua DPC se-Indonesia buktinya setia dan memberikan dukungan penuh untuk AHY," jelas Ulla.

Selama ini jelas Ulla, AHY juga menunjukkan komunikasi yang baik dengan kader di daerah. Sejak memimpin Demokrat ia juga menunjukkan kinerja cukup baik.

"Jadi tidak ada alasan untuk KLB. Toh semua masih menginginkan AHY memimpin," katanya.

Lebih lanjut, Wakil Ketua DPRD Sulsel ini mengatakan, tidak tahu pasti apa yang melatarbelakangi kejadian tersebut. Menurutnya partainya satu tahun terakhir ini lumayan baik, terlihat hasil survei parpol belakangan ini Partai Demokrat melejit.

"Contoh saja menghadapi covid 19, kita salah satu partai yang terkoordinir secara baik memberikan bantuan ke Masyarakat dan terakhir wifi gratis, bantuan UMKM itu masif se Indonesia artinya ada kerja nyata di bawah kepemimpinan AHY," ujarnya.

Ulla juga mengajak kader tetap menjaga akal sehat. Kader Demokrat diminta berpolitik secara proporsional.

Adanya pihak yang menginginkan mengambil alih Demokrat menunjukkan bahwa partai ini memiliki potensi besar di Pemilu 2024. Karena tren Demokrat kata Ulla, terus naik dan berpotensi jadi kompetitor kuat.

Editor : Muh. Syakir
#Partai Demokrat #Moeldoko Kudeta AHY #Ni'matullah
Berikan Komentar Anda