BULUKUMBA, PEDOMANMEDIA – Fraksi Golkar di DPRD Bulukumba berharap ada perampingan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bulukumba. Perampingan PD dibutuhkan agar kita tidak tertinggal dibandingkan dengan daerah lain.
Bahkan lebih dari itu, perampingan OPD dipastikan akan menghemat anggaran daerah.
Anggota Fraksi Golkar Abu Thalib mengatakan, OPD yang terlalu gemuk akan membuat pembangunan terbengkelai. Perampingan juga akan menghemat anggaran.
“Di masa Bupati Zainuddin Hasan, jumlah OPD hanya 26. Kala itu, jumlah uang yang bisa dihemat mencapai Rp200 Miliar,” kata Abu Thalib beberapa waktu lalu.
Saat ini, jumlah OPD sebanyak 39. OPD sebanyak itu jelas membebani keuangan daerah. Fraksi Golkar mendorong perampingan OPD. Setiap tahun uang yang dihemat dari perampingan OPD sebanyak Rp200 Miliar bisa digunakan untuk mengaspal jalan sepanjang 40 kilometer.
Pemeliharaan jalan sehingga jalan menjadi mulus. Serta, bisa digunakan untuk menyelesaikan pembangunan jembatan yang terbengkalai.
Salah satu OPD yang perlu dirampingkan adalah Dinas Pendidikan digabung dengan Dinas Pemuda dan Olahraga, serta Dinas Perdagangan digabung dengan Dinas Koperasi, serta Dinas Kearsipan disatukan dengan Dinas Perpustakaan.
BERITA TERKAIT
-
PERSPEKTIF: Samsir, 15 Tahun jadi Jurnalis, Kini ke Parlemen Bulukumba
-
Kursi Golkar Bertambah di DPRD Bulukumba, Kader Saling Sikut Berebut Tiket Pilkada
-
Pilbup Bulukumba: Jamal-Pipink All Out, Rijal Masih Tes Ombak
-
Demokrat Bulukumba Moncer di Pileg: Tambah Kursi DPRD, Pusat Menang Besar
-
PKB Bulukumba Dorong 6 Kader Maju di Pilkada 2024, Ada 2 Srikandi