Senin, 03 Maret 2025 19:26

Alami Gangguan Penglihatan, Rina Lega JKN Jamin Pemeriksaan Mata dan Kacamata

Rina Banne
Rina Banne

Menurutnya, program ini merupakan salah satu solusi nyata yang sangat penting untuk membantu masyarakat.

TATOR, PEDOMANMEDIA - Rina Banne (49), seorang peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), memanfaatkan layanan kesehatan untuk melakukan pemeriksaan mata di Rumah Sakit Fatima Makale. Ia mengaku sudah lama mengalami gangguan penglihatan, seperti mata kabur dan sering berair saat membaca.

Kondisi ini membuatnya merasa tidak nyaman dalam beraktivitas sehari-hari.

“Hari ini saya datang untuk kontrol mata karena penglihatan saya mulai terganggu. Kalau membaca, mata saya sering berair dan terasa tidak nyaman. Sudah lama saya merasakan keluhan ini, tetapi belum sempat melakukan pemeriksaan. Sekarang saya ingin memastikan kondisi mata saya sebelum membuat kacamata baru,” ujar Rina saat ditemui di ruang tunggu poliklinik mata RS Fatima Makale.

Baca Juga

Sebelum datang ke rumah sakit, Rina terlebih dahulu memeriksakan kondisi matanya di Puskesmas Rembon dan mendapatkan rujukan ke RS Fatima Makale, hal ini sesuai prosedur yang berlaku dalam Program JKN. Ia merasa bersyukur karena seluruh proses berjalan dengan lancar dan tanpa kendala.

Menurutnya, layanan kesehatan yang diberikan di puskesmas cukup cepat dan mudah. Ia mengaku proses pengurusan rujukan berjalan lancar dan memudahkan dirinya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di rumah sakit.

"Prosesnya mudah, saya cukup datang ke puskesmas tempat saya terdaftar sampai diterbitkan surat rujukan sesuai dengan pemeriksaan petugas medis. Petugasnya ramah dan menjelaskan prosedurnya dengan jelas. Sampai di rumah sakitpun tidak ada kendala sama sekali, dan sekarang saya hanya tinggal menunggu giliran antrean di poli mata RS Fatima,” jelasnya.

Saat ini, Rina masih menunggu giliran untuk mendapatkan pemeriksaan dari dokter spesialis mata. Ia mengaku pelayanan di rumah sakit cukup baik dan sejauh ini ia tidak mengalami kendala dalam proses pendaftaran dan antrean.

“Pelayanan di sini cukup baik, perawatnya juga ramah dan membantu pasien dengan sabar. Dari proses pendaftaran tadi sampai sekarang menunggu giliran, saya tidak merasa ada kendala. Semoga nanti saat pemeriksaan juga berjalan lancar,” ujarnya.

Rina mengatakan, ada keluarganya yang beberapa waktu lalu memberi tahu bahwa Program JKN kini meng-cover alat bantu kesehatan, termasuk kacamata dan menyarankan agar ia segera menggunakan kacamata. Mengetahui hal tersebut, membuat Rina semakin yakin untuk memeriksakan matanya di fasilitas kesehatan.

Baginya, ini adalah kabar baik yang sangat membantu dirinya dan banyak peserta JKN lainnya yang membutuhkan alat bantu kesehatan.

“Ada keluarga yang memberitahu saya bahwa sekarang Program JKN menanggung alat bantu kesehatan, salah satunya kacamata setiap dua tahun sekali. Jadi saya sangat lega mendengar itu. Dengan adanya jaminan ini, saya tidak perlu khawatir dengan biaya besar untuk membeli kacamata karena JKN membantu meringankan beban biaya kami sebagai peserta,” ungkapnya.

Wanita yang terdaftar sebagai peserta JKN segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) ini berharap ke depannya Program JKN bisa terus berjalan dan memberikan manfaat lebih luas kepada masyarakat di seluruh Indonesia, tanpa terkecuali.

Menurutnya, program ini merupakan salah satu solusi nyata yang sangat penting untuk membantu masyarakat, terutama mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi, agar tetap bisa mendapatkan layanan kesehatan yang memadai. Ia percaya, keberadaan JKN mampu menjadi jembatan yang menghubungkan kebutuhan kesehatan masyarakat dengan akses fasilitas kesehatan yang layak dan terjangkau.

“Terima kasih kepada Program JKN ini yang memberikan manfaat lebih luas lagi bagi masyarakat. Salah satunya bagi masyarakat yang membutuhkan alat bantu kesehatan tetapi memiliki keterbatasan biaya,” tutup Rina.

Editor : Muh. Syakir
#BPJS Kesehatan #Program JKN
Berikan Komentar Anda