Apresiasi PAD Pariwisata Bulukumba, Dewan Sebut Masih Bisa Lebih Maksimal
Dinas Pariwisata harus lebih fokus pada upaya melakukan langkah-langkah strategis lainnya untuk mendatangkan wisatawan lokal hingga mancanegara.
BULUKUMBA, PEDOMANMEDIA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulukumba menilai capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor pariwisata Bulukumba masih bisa lebih maksimal.
Hal itu disampaikan Legislator Fraksi PKB Andi Soraya Widyasari menanggapi capaian PAD Dinas Pariwisata yang melampaui target di Tahun 2020 lalu.
“Potensi patiwisata kita masih bisa digalih lebih besar dari prestasi yang dicapai tahun 2020 Dinas Pariwisata,” katanya.
Meski begitu, Anggota Komisi D DPRD Bulukumba ini tetap memberi apresiasi atas upaya yg dilakukan dan diraih Dinas pariwisata.
“Kami dari Fraksi PKB, terkhusus saya perwakilan di Komisi D mengapresiasi kinerja Dinas Pariwisata yang menaikkan target PAD Pariwisata bahkan melampaui batas,” ujarnya.
Ke depan pinta Andi Soraya, Dinas Pariwisata harus lebih fokus pada upaya melakukan langkah-langkah strategis lainnya untuk mendatangkan wisatawan lokal hingga mancanegara.
“Dan tentu mengingat pandemi corona belum usia, diperlukan langkah-langkah strategis juga untuk dapat meminimalisir penyebaran virus corona dari pendatang yang masuk ke Bulukumba dengan niat ingin menikmati pariwisata di Bulukumba,” pintanya.
Sebelumnya, Dinas Pariwisata Bulukumba menjadi salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mampu merealisasikan capain Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun anggaran 2020. Bahkan realisasi tersebut melampaui target.
Peran PAD sebagai sumber pendapatan mampu di maksimalkan pemerintah dari sektor pariwisata. Hal itu mampunya Dinas Pariwisata Bulukumba meraih target PAD sebesar 145 persen dari target 100 persen yang dicanangkan Pemkab Bulukumba di sektor pariwisata.
“Capaian PAD untuk tahun 2020 kita over target, capaian kita berkisar 145 persen dari target PAD yang ditetapkan di APBD. Itupun kita tidak akumulasi dipertanggal 31 Desember,” terang Kepala Dinas Pariwisata Bulukumba, Ali Saleng, Senin, 4 Januari 2021.
Meski begitu, Ali Saleng mengaku akan selalu terbuka kepada siapapun yang ingin memberikan masukan dalam pengelolaan pariwisata yang lebih maksimal.
Ditengah Pandemi, objek wisata terang dia, dibuka dengan berbagai persyaratan khusus. Penerapan 3 M dengan bantuan berbagai pihak, Satpol PP, Aparat Kepolisian, TNI, Dinkes dan pemerintah setempat agar senantiasa menghimbau penerapan protokol kesehatan selama berada dalam kawasan.
