Senin, 08 Februari 2021 08:28

Depan Kantor DPRD Dogiyai jadi Pasar, Legislator Desak Relokasi

Pasar tumpah di Dogiyai yang menempati kawasan depan kantor DPRD.
Pasar tumpah di Dogiyai yang menempati kawasan depan kantor DPRD.

Para pedagang menempati kawasan tidak layak. Seharusnya pemda memprogramkan secepatnya pembangunan pasar tradisional yang lebih representatif.

NABIRE, PEDOMANMEDIA - Ketua DPRD Dogiyai Simon Petrus Pekei meminta pemerintah daerah menertibkan pasar tumpah di depan Gedung DPRD. Populasi pedagang sudah semrawut dan saatnya dilakukan relokasi.

"Saatnya pemda memikirkan relokasi dan membangun pasar yang lebih layak bagi pedagang. 2021 harus diprioritaskan," jelas Simon, Minggu (7/2/2021).

Menurutnya, populasi pedagang pasar tumpah di depan gedung DPRD bertambah setiap saat. Jika terus dibiarkan, kawasan itu akan semakin padat pedagang dan akan merusak estetika.

Baca Juga

Selain itu, mereka menempati kawasan tidak layak. Seharusnya kata Simon, pemda memprogramkan secepatnya pembangunan pasar tradisional yang lebih layak.

Sekda Dogiyai, Petrus Agapa mengatakan persoalan pasar di Dogiyai sudah lama menjadi perhatian pemda. Pedagang juga sudah berulang kali diminta pindah. Namun mereka lebih suka berjualan di pinggir jalan ketimbang di tempat yang sudah disediakan.

"Saya mengatakan hal ini sesuai kondisi lapangan. Mama-mama lebih suka berjualan di pinggir jalan. Kami eksekutif dan legislatif punya tanggung jawab bersama untuk sikapi persoalan pasar di Dogiyai," ujarnya.

Kata Petrus Agapa, pasar emak-emak di Dogiyai sudah menjadi perhatian pemerintah sejak lama. Pemerintah juga sudah merencanakan pembangunan pasar agar bisa dilakukan relokasi secepatnya.

Sementara, Kepala Dinas Perindagkop Kabupaten Dogiyai Petrus Makai mengatakan, untuk pasar mama-mama di Dogiyai akan dibangun di 2021. Hanya saja pemerintah masih akan melihat kesiapan anggaran.

"Kalau dana tersedia tahun ini kita bangun. Tapi kalau tidak ya tahun depan," ujar Petrus Makai.

Ia juga mengakui, pasar tumpah di Dogiyai sudah cukup padat. Hanya saja belum bisa dilakukan penertiban karena lokasi relokasi belum tersedia.

Penulis : Jackson Ikomou
Editor : Muh. Syakir
#DPRD Dogiyai #Pemkab Dogiyai #Pasar Tumpah
Berikan Komentar Anda