Muh. Syakir : Sabtu, 08 Maret 2025 07:54
Bupati Andi Abdullah Rahim meninjau korban banjir di Desa Beringin Jaya Kecamatan Baebunta Selatan.

LUTRA, PEDOMANMEDIA - Bupati Andi Abdullah Rahim meninjau korban banjir di Desa Beringin Jaya Kecamatan Baebunta Selatan, Luwu Utara. Andi Rahim meminta semua Otoritas terkait mempercepat evakuasi terhadap para korban.

Bupati Andi Rahim saat peninjauan banjir di Desa Beringin Jaya mengimbau masyarakat yang terdampak banjir untuk segera mengevakuasi dirinya ke fasilitas-fasilitas publik, termasuk fasilitas pemerintah, seperti kantor camat dan Kantor Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), biar lebih aman, dan bisa melaksanakan ibadah puasa Ramadan dengan kondisi yang lebih baik.

“Kita berharap warga yang terdampak banjir agar segera mengevakuasi dirinya ke tempat-tempat yang lebih aman, seperti kantor camat dan BPP,” ucap Andi Rahim di hadapan warga desa yang terdampak banjir.

Hal ini, kata dia, sangat perlu dilakukan agar masyarakat bisa lebih tenang menjalani ibadah puasa di bulan suci Ramadan.

“Keselamatan nyawa kita lebih penting. Untuk itu, saya sarankan segera evakuasi diri ke tempat-tempat yang lebih aman. Biar kita juga bisa melaksanakan ibadah puasa dengan penuh khidmat. Sekali lagi, keselamatan jiwa kita lebih utama,” jelas Andi Rahim.

Sementara itu, Kadis Sosial, Ari Setiawan, yang juga ikut mendampingi Bupati, mengatakan bahwa banjir yang terjadi di Desa Beringin Jaya bukan karena luapan, melainkan karena pergeseran aliran sungai.

“Bukan luapan, tetapi karena aliran sungai yang bergeser,” terangnya.

Pihaknya akan terus berupaya agar keselamatan jiwa keluarga yang terdampak banjir dapat terus terjaga.

“Insya Allah, semangat kami untuk terus melayani masyarakat akan terus terjaga. Semua ini demi kemanusiaan. Kami akan selalu ada untuk melayani,” kata Ari Setiawan.

Bupati Andi Abdullah Rahim juga memberikan bantuan logistik kepada korban banjir berupa beras, kasur tidur, popok bayi, indomie, aqua botol, aqua gelas, serta makanan siap saji. Diperkirakan ada sekitar 60 KK yang terdampak banjir.