GAZA, PEDOMANMEDIA - Badan Pertahanan Sipil Gaza menyebut serangan udara Israel pada Minggu (13/7) menewaskan 43 warga Palestina. Serangan tersebut termasuk menarget sebuah pasar dan titik distribusi air.
Dikutip dari AFP, serangan ini dilakukan saat kedua belah pihak tengah melakukan perundingan damai. Delegasi dari Israel dan Palestina tengah mencoba menyepakati gencatan senjata sementara guna menghentikan pertempuran Jalur Gaza.
Namun pada hari Sabtu (12/7), masing-masing pihak menuduh pihak lain menghalangi upaya untuk mencapai kesepakatan dalam perundingan di ibu kota Qatar, Doha.
Juru bicara badan pertahanan sipil Mahmud Bassal mengatakan setidaknya 43 orang tewas dalam serangan terbaru Israel, termasuk 11 orang di sebuah pasar di Kota Gaza.
Di tempat lain, delapan anak termasuk di antara 10 korban serangan pesawat tak berawak di sebuah titik air di kamp pengungsi Nuseirat, di Gaza tengah.
Militer Israel mengatakan serangan itu menargetkan seorang anggota Jihad Islam, sekutu Hamas, tetapi akibat kesalahan teknis pada amunisi, serangan meleset puluhan meter dari sasaran.
"Insiden ini sedang ditinjau," demikian pernyataan dari militer Israel.
Badan Pertahanan Sipil Gaza menyebut serangan udara Israel pada Minggu (13/7) menewaskan 43 warga Palestina. Serangan tersebut termasuk menarget sebuah pasar dan titik distribusi air.
BERITA TERKAIT
-
67 Anak Palestina Tewas Sejak Gencatan Senjata, UNICEF Kecam Israel
-
Israel Gempur Iring-iringan Pengungsi Gaza, 91 Orang Tewas
-
Israel Ngotot Ambil Alih Gaza, Siapkan Serangan Besar-besaran
-
Israel Perluas Serangan di Gaza, Arab Saudi: Brutal, ini Pembersihan Etnis
-
Keji! Israel Berondong Tembakan ke Warga Gaza Antre Makanan, 30 Orang Tewas