WAJO, PEDOMANMEDIA - Bupati Wajo Andi Rosman bergerak cepat mencegah beredarnya beras oplosan yang ditemukan Kementerian Pertanian. Andi Rosman menyebut akan ada langkah konkret agar beras oplosan ini bisa diantisipasi.
"Pemkab Wajo akan segera menerbitkan imbauan terkait hal tersebut di atas sebagai upaya luntuk mencegah peredaran di Kabupaten Wajo. Masyarakat harus berperan aktif," jelas Andi Rosman, Senin 14 Juli 2025.
Seperti diketahui sebelumnya pemerintah pusat melalui
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengumumkan 212 merek beras oplosan. Rilis disampaikan secara bertahap setelah ratusan merek beras itu diperiksa Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri.
Beberapa merek tercatat menawarkan kemasan 5 kilogram (kg) padahal isinya hanya 4,5 kg. Lalu banyak di antaranya mengklaim beras premium, padahal sebenarnya berkualitas biasa.
"Kepada seluruh saudara nanti mudah-mudahan ini kami munculkan secara bertahap yang diperiksa. Kami munculkan merek yang tidak sesuai standar," ujar Amran melalui video yang diterima.
Data temuan beras oplosan telah disampaikan Kementerian Pertanian (Kementan) kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hingga Jaksa Agung ST Burhanuddin.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Bupati Andi Rosman Siap Kolaborasi Pemprov Sulsel Perkuat Kebijakan Sektor Pertanian
-
DLH Perkenalkan 'Wajo Green Pest', Cairan Antirayap Dibuat dari Limbah
-
Hadiri HUT ke-67 Maros, Andi Rosman Kenang 30 Tahun jadi ASN
-
Andi Rosman: Bantuan Alsintan Dorong Pertanian di Wajo Lebih Produktif
-
Pembukaan Porsenijar PGRI, Andi Rosman: Momen Dongkrak Mutu Pendidikan