Eks Kapolres Tator VDB Minta Kasus Anggota DPRD Torut Ancam Wartawan Dituntaskan
Dia pun meminta, kasus tersebut ditangani serius oleh Kapolres Toraja Utara.
TORUT, PEDOMANMEDIA - Kasus dugaan pengancaman yang dilakukan oleh Anggota DPRD Toraja Utara (Torut), Yopi Rante Maliku terhadap wartawan saat ini masih ditangani Polres Toraja Utara. Namun, proses penanganan kasus ini terkesan berjalan lambat.
Hal ini mengundang perhatian mantan Kapolres Tana Toraja Victor Datuan Batara (VDB). Menurut VDB, kasus ini cukup mengundang perhatiannya, lantaran, seorang anggota DPRD mengancam wartawan, Gista tanpa alasan yang jelas.
Oleh karena itu, dirinya selaku mantan Kapolres Tana Toraja meminta agar kasus tersebut dituntaskan karena semua orang sama di depan hukum dengan prinsip equality before the law.
"Ya dituntaskan, semua orang sama di depan hukum, equality before the law," kata VDB kepada sejumlah wartawan di Depot 99, Tana Toraja.
"Jangan sampai jadi preseden buruk bagi penegakan hukum," tutup VDB.
Korban pengancaman adalah Gista, yang saat ini berstatus sebagai jurnalis PEDOMANMEDIA.
Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Toraja Raya, Toto Balalembang, mengecam keras tindakan pengancaman terhadap jurnalis tanpa alasan jelas. Pernyataan ini menunjukkan bahwa IWO Toraja Raya serius menanggapi isu kekerasan dan intimidasi terhadap wartawan.
"Jangan pikir dia anggota Dewan, lalu seenaknya mengancam rekan kami. Ini negara hukum," tegas Toto.
Dia pun meminta, kasus tersebut ditangani serius oleh Kapolres Toraja Utara.
"Di sini saya minta, Pak Kapolres Toraja Utara betul-betul serius menangani kasus ini. Kasus ini sudah cukup lama di kepolisian," ucap Toto.
Diketahui, kasus ini mulai berjalan pada 20 Maret 2025. Waktu itu, Gista melaporkan kasus ini usai mendapat kata-kata kasar dan perlakuan pengancaman dari Yopie melalui sambungan telepon Whatsapp pada pukul 18.32 WITA dengan durasi 58 detik.
Kronologi kasus, awal permasalahan ini ada di internal DPRD Toraja Utara itu sendiri. Mereka saling mencurigai atas kunjungan kerja sejumlah anggota DPRD Toraja Utara ke PLTA Ma'don.
Kemudian beredar sebuah foto atas kunjungan mereka dalam group internal DPRD Toraja Utara. Singkatnya, nama perusahaan media Gista saat itu disebut-sebut sebagai penyebar foto tersebut. Padahal, Gista tak tahu menahu soal foto tersebut.
Diduga kuat hal itu pemicu Yopie Rante Maliku melontarkan kata-kata kasar dan pengancaman kepada Gista.
