Selasa, 05 Agustus 2025 09:22

Jarak Domisili Jauh, 3 Guru Sekolah Rakyat di Wajo Pilih Mundur

Ilustrasi (int)
Ilustrasi (int)

Dia menerangkan, untuk penetapan guru pengganti secara permanen bukan kewenangan pihak sekolah.

WAJO, PEDOMANMEDIA - Pelaksanaan program pendidikan Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 19 Wajo, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel) belum berjalan lancar dan sesuai harapan. Pasalnya ada sekitar 3 guru SR yang mundur dengan alasan tak dapatkan restu orang tua dan juga jarak domisili yang jauh dari SR itu sendiri.

“Saat ini ada tiga guru mundur. Alasannya lokasi jauh dari domisili, dan tidak ada izin dari orang tua,” ujar Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 19 Wajo Asri kepada awak media Senin 04 Agustus 2025.

Asri mengatakan, ketiga guru yang mundur itu masing-masing guru bimbingan konseling (BK), guru Ekonomi, dan guru Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Sedangkan penggantinya pihaknya sementara bermohon ke Kementerian Sosial (Kemensos).

Baca Juga

“Guru BK, IPS, dan Ekonomi yang mundur. Kami sudah bermohon ke Kemensos terkait pergantian tersebut,” katanya.

Sementara itu, Bupati Wajo Andi Rosman mengakui, para guru yang mengundurkan diri berdomisili di luar Wajo. Sedangkan untuk siswa tidak ada.

“Yang mengundurkan diri semua guru yang domisili di luar Kabupaten Wajo, alasan tidak siap mungkin tinggalkan kampungnya. Untuk siswa sampai hari ini belum ada,” ucapnya.

Dia menerangkan, untuk penetapan guru pengganti secara permanen bukan kewenangan pihak sekolah. Pihaknya tengah menunggu keputusan kementerian terkait untuk guru pengganti.

“Untuk pengganti definitif, hal tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat sebagai penentu kebijakan. Perekrutan guru terbuka secara nasional oleh pemerintah pusat,” jelasnya.

Penulis : Andi Erwin
Editor : Muh. Syakir
#Sekolah Rakyat
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer