WAJO, PEDOMANMEDIA - Anggota Komisi II DPR RI Taufan Pawe menghadiri kegiatan fasilitasi pembinaan dan penguatan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Wajo, kemarin. Taufan Pawe berbicara mengenai Pemilu dan tantangan demokrasi ke depan.
Taufan Pawe menyebut, kegiatan ini sangat baik untuk kelangsungan Pemilu. Namun, politisi Golkar itu menyoroti ketidakhadiran Bupati dan Wakil Bupati Wajo.
"Seorang kepala daerah itu, meniti dan menata sistem kepemiluan ke depan, bukan salah kalau di wakili tapi pengetahuan dan pemahamannya akan terbata," ucapnya dengan nada kecewa.
"Sampaikan salam hormat saya ke pak bupati agar lebih serius ke depan, hal ini akan saya laporkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri)," sambungnya
Menurutnya, dalam menata sistem kepemiluan ke depan, ibaratnya bersama-sama menaiki anak tangga dan merupakan tanggung jawab bersama.
"Inilah tantangan kita dalam berbangsa dan bernegara. Kali ini kita menyaksikan biar sepotong anggota dewan tidak ada juga yang datang, padahal ini adalah bagian dari kepentingannya ke depan," tegasnya.
Lebih lanjut, Taufan Pawe, menenkankan agar kegiatan seperti ini tidak dianggap biasa-biasa saja.
"Bagaimana mungkin, Bawaslu bisa bekerja maksimal tanpa adanya suport yang kuat dari pemerintah," tandasnya
Selain tidak hadirnya Bupati dan anggota Dewan, Taufan Pawe juga kecewa karena kurangnya partisipasi pimpinan partai politik khusunya di Kabupaten Wajo. Apalagi menurutnya Wakil Bupati Wajo merupakan Kader Partai Golkar. Dalam kegiatan tersebut
Bupati Wajo di Wakili Kepala Kesbangpol Wajo, Soni Paisal.
BERITA TERKAIT
-
BPK Audit PDAM Wajo, Bupati Andi Rosman Minta Terbuka-Kooperatif
-
Andi Rosman Tinjau Jalan Longsor di Warasalae Wajo, Harap BBWS Percepat Penanganan
-
Pesan Andi Rosman Usai Dilantik jadi Ketua IKA SMADA-STIWA Sengkang
-
Andi Rosman Gabung Gerindra Wajo, Kader Makin 'PD' Menuju 2029
-
Hadiri Pengukuhan Keluarga Wajo Kaltim, Bupati Andi Rosman: Rebba Sipatokkong