Rabu, 17 Februari 2021 06:34

Soal Alokasi Dana Hibah KONI Torut, Pengurus tak Bisa Beri Penjelasan

Ilustrasi (INT)
Ilustrasi (INT)

Bendahara Umum KONI Torut Sari Pongpadati tidak bisa merinci detail penggunaan dana KONI. Namun ia mengklaim telah dipertanggungjawabkan ke pemda.

TORUT, PEDOMANMEDIA - Pengurus KONI Toraja Utara tak bisa merinci penggunaan dana hibah tahun 2020. Mereka mengklaim penggunaan dana hibah telah dipertanggungjawabkan ke pemerintah daerah.

Dimana, Pengurus tidak merinci penggunaan dana hibah yang telah mengalami rasionalisasi karena pandemi itu.

Sebelumnya, Sekretaris Umum KONI Brikken mengatakan, tahun 2020 KONI Torut mengelola dana sebesar Rp1,2 miliar. Namun karena situasi Covid-19 anggarannya dirasionalisasi menjadi Rp600 juta.

Baca Juga

Dana ini dinilai cukup fantastik. Apalagi di tengah situasi pandemi. Di mana kegiatan olahraga hampir semua terhenti selama setahun terakhir.

KONI Torut mengalokasikan dana itu untuk bantuan ke beberapa cabang olahraga. Slah satunya adalah membuat gym center.

Sementara itu, Bendahara Umum KONI Torut Sari Pongpadati tidak bisa merinci detail penggunaan dana KONI. Namun ia mengklaim telah dipertanggungjawabkan ke pemda.

"Kalau masalah rincian itu saya tidak hafal ki. Tapi kami sudah laporkan semua ke keuangan di BPKAD," ungkapnya, Selasa (16/2/2021).

Kata Sari, pemberian bantuan ke beberapa cabang olahraga dilakukan secara transfer ke rekening pengurus. Transfer langsung dilakukan untuk efesiensi belanja.

"Jadi masing-masing cabang olahraga itu yang untuk pembelian alatnyanya karena kami juga takut membeli kalau tidak sesuai dengan spesifikasi cabang olahraga masing-masing. Jadi kami transfer ke rekeningnya pengurus," cetusnya.

Terpisah Ketua KONI Torut, Paulus Kondorura enggan berkomentar soal rincian pengelolaan dana hibah. Kata dia, itu sudah dilaporkan ke BPKAD.

"Itu sudah kami laporkan silakan minta di keuangan. Itu sudah ada pertanggungjawabannya di pemda," katanya saat dihubungi melalui via teleponnya, Selasa (16/2/2021).

Paulus membenarkan bahwa pihaknya mengelola dana hibah tahun 2020 sebesar Rp600 juta.

"Iya betul. Sebenarnya Rp1,2 miliar," singkatnya.

Paulus menjelaskan bahwa sebagian besar dana tersebut untuk dana pembinaan pada cabang olahraga.

"Kurang lebih Rp300-an (juta) itu. Itu tidak diperuntukkan untuk per kegiatan. Karena masing-masing Cagor membuat program misalnya dalam rangka menghadapi praporda," jelasnya.

Penulis : Susanna Rulianti
Editor : Muh. Syakir
#KONI Torut #Dana Hibah
Berikan Komentar Anda
Epaper
Cover Epaper
Populer