MAKASSAR, PEDOMANMEDIA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengalokasikan anggaran hampir Rp900 miliar untuk rehabilitasi fasilitas umum serta gedung DPRD di sejumlah daerah yang mengalami kerusakan akibat aksi demonstrasi berujung pembakaran pekan lalu.
Anggaran tersebut diprioritaskan untuk pemulihan infrastruktur vital, termasuk ruang publik dan sarana pelayanan masyarakat yang terdampak langsung kerusuhan.
Di Makassar, salah satu wilayah yang paling parah terkena dampak adalah gedung DPRD Makassar. Kepala Dinas PU Kota Makassar Zuhaelsi Zubir, mengatakan pihaknya masih menunggu koordinasi lebih lanjut dari pemerintah pusat terkait perbaikan gedung DPRD yang rusak berat.
“Memang disampaikan oleh Pak Menteri bahwa seluruh bangunan DPRD yang rusak berat akan dibantu oleh Kementerian PU. Tapi kami masih menunggu koordinasi,” kata Zuhaelsi, Rabu (3/9/2025).
Menurut Zuhaelsi, saat ini pihaknya sedang menyiapkan beberapa dokumen teknis sebagai dokumen pendukung dalam surat permohonan rehabilitasi kerusakan bangunan gedung DPRD Kota Makassar ke Kementerian PU.
"Masih koordinasi dengan Kementerian PU melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah. Beberapa dokumen teknis segera disiapkan seperti asbuilt drawing, spesifikasi teknis dan DED bangunan eksisting," jelasnya.
BERITA TERKAIT
-
Warga Bontoduri Puji Respons Cepat Dinas PU Makassar Lakukan Pemasangan Paving Blok
-
Minimalisir Sampah dan Endapan Lumpur, Dinas PU Makassar Normalisasi Kanal Sinrijala
-
Respons Aduan Warga, Dinas PU Makassar Normalisasi Saluran Sekunder di Perumahan Lili
-
Minimalisir Banjir Tahunan, Pemkot Makassar Fokus Normalisasi Drainase di Manggala
-
Metode E-Purchasing, Dinas PU Makassar Genjot Rehabilitasi Tiga Rujab Pimpinan